Semangat Pantang Surut Sahabat Puspa Negara Bersama Relawan Lawan West Moonson

Suasana kegiatan kebersihan pantai

Badung Persindonesia.com  – Siklus gelombang sampah kiriman belum selesai mewarnai pesisir Pantai Legian di tengah musim angin barat (west monsoon) yang berkekuatan alam. Namun, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat para Sahabat Puspa Negara, pelaku pariwisata, dan relawan lingkungan (Bumi Kita-red) untuk tetap menggelar aksi bersih pantai secara rutin. terutama di setiap Jumat Pagi.

Sekitar 60 orang turun langsung menyisir bibir pantai, meski hujan lebat mengguyur kawasan Legian Kuta, Jumat pagi. Mereka bahu-membahu mengumpulkan sampah plastik, kayu, dan berbagai material kiriman laut yang volumenya hampir mencapai satu ton per hari, menumpuk disepanjang pesisir pantai.

Kegiatan ini telah menjadi kebiasaan (habit) yang tertanam kuat di kalangan stakeholder pariwisata Legian. Semangat tersebut berawal dari inisiatif  Kader Gerindra Wayan Puspa Negara,SP.,M.Si,  yang selama ini konsisten menggerakkan aksi bersih pantai. Meski saat ini tengah menjalankan tugas kedewanan di Yogyakarta, budaya gotong royong yang ia tanamkan tetap berjalan tanpa henti.

Tim Persindo didepan gunung sampah West Moonson

Sejumlah relawan dari komunitas lingkungan, termasuk Bumi Kita, turut ambil bagian. Mereka membantu Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) yang kerap kewalahan menghadapi lonjakan sampah kiriman saat musim angin barat. Para relawan menyadari bahwa fenomena ini merupakan siklus tahunan yang telah berlangsung sejak lama. Karena itu, pendekatan yang dibangun bukan mencari siapa yang salah, melainkan memperkuat kolaborasi dan aksi nyata di lapangan. “Ini memang siklus alam setiap musim angin barat. Yang dibutuhkan adalah kerja ekstra, kemampuan ekstra, dan kebersamaan agar pantai tetap bersih,” ujar salah satu relawan di sela kegiatan.

Wayan Puspa Negara,SP.,M.Si

Wayan Puspa Negara,  Via telpon memberikan semangat penuh, Diungkapkan Sense of belonging (rasa memiliki) merupakan kebutuhan emosional dasar manusia untuk merasa memiliki, menghargai, didukung, dan menjadi bagian integral dari suatu kelompok, komunitas, atau organisasi.  “Perasaan ini melibatkan ikatan batin, rasa aman, dan kepedulian yang memotivasi individu untuk berkontribusi positif.

     Dengan konsistensi aksi dan dukungan berbagai pihak, Pantai Legian diharapkan tetap terjaga kebersihannya, sehingga aktivitas pariwisata tetap berjalan optimal meski di tengah tantangan musim ekstream”. demikian.

  @Krg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *