Sempat Izin ke Toilet, Penumpang KMP Cemerlang Hilang dan Diduga Tercebur di Selat Bali

Persindonesia.com Jembrana – Seorang penumpang KMP Cemerlang 55, Rizki Firmansyah (23), dilaporkan hilang dan diduga tercebur ke perairan Selat Bali saat kapal berada di sekitar perairan Gilimanuk, Jembrana, Minggu (27/9/2026) sore.

Hingga kapal KMP Cemerlang bersandar di Dermaga 3 Pelabuhan ASDP Gilimanuk, keberadaan warga Dusun Genuk Watu, Kecamatan Woro, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, tersebut belum diketahui.

Saat dikonfirmasi, Kasatpolair Polres Jembrana Iptu I Gede Ketut Suasnawa menjelaskan, sebelum dinyatakan hilang, korban berada di atas KMP Cemerlang bersama dua kakak sepupunya.

Setelah makan, korban turun ke bagian bawah kapal menuju kendaraan bersama salah seorang saudaranya untuk minum. Tidak lama kemudian, korban meminta izin pergi ke toilet untuk buang air kecil. “Setelah itu korban izin ke toilet bawah untuk buang air kecil. Namun setelah lama ditunggu, korban tidak kunjung kembali,” ujarnya.

Si Jago Merah Lahap Hutan di Kawasan Sukawana Minggu Malam, Penyebab Masih dalam Penyelidikan Polisi

Keluarga kemudian kembali ke bagian atas kapal untuk mencari korban. Berdasarkan keterangan salah seorang kakak sepupunya, korban sempat terlihat berada di bagian buritan kapal.

Pencarian selanjutnya dilakukan di sekitar buritan hingga ke seluruh ruangan kapal. Namun, korban tidak ditemukan. Pihak keluarga kemudian melaporkan hilangnya korban kepada nakhoda KMP Cemerlang agar pencarian dilakukan selama perjalanan hingga kapal tiba di Pelabuhan Gilimanuk.

Menurut informasi dari pihak kapal, KMP Cemerlang 55 bertolak dari Pelabuhan Ketapang menuju Gilimanuk sekitar pukul 17.30 WIB. Saat kapal mengapung menunggu giliran sandar di sekitar buoy merah perairan Gilimanuk, sekitar pukul 17.50 WIB, kru kapal melihat seseorang yang diduga menceburkan diri ke laut dari area kapal.

Sosok tersebut kemudian terlihat berada di sekitar perairan dekat KMP Gilimanuk. Kru KMP Cemerlang selanjutnya menghubungi KMP Gilimanuk untuk menginformasikan adanya orang yang diduga menceburkan diri ke laut.

Wabup Bagus Alit Sucipta Upasaksi Nebes Tapakan Di Pura Dwijendra Batanbuah

Sekitar pukul 18.05 WIB, sosok tersebut tidak lagi terlihat dalam pantauan. Informasi kemudian disampaikan melalui radio kepada pihak terkait di wilayah Gilimanuk.

Di tengah proses pencarian, salah seorang penumpang KMP Cemerlang melaporkan bahwa anggota keluarganya tidak berada di dalam kapal. Kru kemudian melakukan pengecekan terhadap manifest penumpang dan kendaraan.

“Hasil pengecekan jumlah penumpang dan kendaraan sesuai dengan manifest. Namun, terdapat ketidaksesuaian nama penumpang yang diketahui bepergian menggunakan kendaraan travel Toyota Avanza warna hitam dengan nomor polisi N 1798 BX,” jelasnya.

Saat kapal bersandar sekitar pukul 18.15 WIB, sopir kendaraan tersebut kemudian dimintai keterangan oleh petugas.

Puncak Panca Wali Krama Ulun Danu Batur, Gubernur Koster Tekankan Pentingnya Menjaga Alam Bali

Dari keterangan keluarga, korban diketahui sebelumnya memiliki persoalan keluarga dengan istrinya. Meski demikian, pihak kepolisian masih melakukan penelusuran untuk memastikan kronologi kejadian serta keberadaan korban. “Petugas bersama pihak terkait masih melakukan pencarian di sekitar perairan Gilimanuk untuk menemukan korban,” pungkasnya. Ts