Persindonesia.com Jembrana – Kepercayaan masyarakat berobat ke RSU Negara kembali meningkat setelah pandemi covid di Kabupaten Jembrana mereda. Sebelumnya, saat terjadinya pandemi covid -19 masyarakat Jembrana takut untuk berobat ke RSU Negara, lantaran isu yang berkembang mengatakan RSU mengcovidkan pasien, akan tetapi hal tersebut tidak terjadi di RSU Negara.
Jadinya masyarakat lebih memilih dokter pribadi maupun pergi berobat ke rumah sakit swasta, jadinya beberapa rumah sakit swasta penuh dengan pasien, berbeda dengan RSU Negara saat pandemi covid-19 ruang rawat inap dijadikan ruang isolasi, hal tersebut menjadikan masyarakat lebih takut lagi datang ke RSU Negara.
Ketua TP PKK dalam acara Pasar Rakyat Berbelanja dan Berbagi di Kota Denpasar
Seiring berjalannya waktu setelah covid mereda serta diikuti dengan vaksinasi booster, kepercayaan masyarakat untuk berobat ke rumah sakit kembali tumbuh, semakin hari semakin meningkat pasien yang datang untuk memeriksakan dirinya baik dengan penyakit berat maupun penyakit ringan. SOP penanganan pasien baru juga duah normal tidak menggunakan SOP penanganan pasien Covid-19

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jembrana dr. Made Dwipayana, MPPM didampingi Direktur RSU Negara dr. Ni Putu Eka Indrawati saat dikonfirmasi awak media saat acara Hari Kesehatan Nasional di RSU Negara mengatakan, sekarang kepercayaan masyarakat untuk berobat di RSU Negara sudah meningkat, masyarakat sudah tidak takut lagi ke rumah sakit. Hal tersebut berawal sejak diumumkannya masyarakat boleh tidak memakai masker di lahan terbuka dan tidak ada kerumunan oleh bapak presiden. Sabtu (12/11/2022).
Future SMEs Village, Wagub Harap Vibrasi Positif Bali Mampu Membawa Kedamaian
“Kepercayaan masyarakat untuk berobat ke rumah sakit kembali meningat juga saat diberlakukannya PPKM level I. Dengan level I, jadi penularan juga kecil dan kita rilis laporan tambahan sehari 1 orang yang positif dan maksimal 5 orang tambahan covid, sehingga masyarakat sudah merasa enak,” terangnya.
Dwipayana melanjutkan, pada saat itu vaksin booster sudah mulai diatas 50 persen. Sekarang vaksin booster sudah mencapai 72 persen, 74 untuk eligible dan secara keseluruhan 62 persen jadinya, masyarakat sudah percaya diri bahwa mereka sudah mempunyai imunitas ditubuhnya sehingga kesadaran masyarakat berobat ke RSU Negara sudah meningkat,” jelasnya.
Terkait Oknum ASN Maupun Honorer Terlibat Narkoba,Ini Kata Anggota Komisi I DPRD Kota Pangkalpinang
Sedangkan masyarakat takut berobat ke rumah sakit, imbuh Dwipayana, sejak pertengahan tahun 2020 sekitar bulan Juni dan baru kemarin di tahun 2022 ini baru masyarakat tidak takut berobat kerumah sakit. “Ya sekitar 2 tahun masyarakat takut ke rumah sakit, karena dianggap covid. Penanganan pasien yang datang ke RSU Negara sudah kembali normal seperti biasa. Untuk SOP Covid-19 itu dikhususkan bagi pasien yang rawat inap dan operasi. Untuk penanganan di poliklinik sudah normal seperti sebelum covid,” pungkasnya.
Dwipayana juga mengaku, untuk kasus Covid-10 di Kabupaten Jembrana sudah mereda, bahkan pasien covid juga sangat jarang ditemukan. “Biarpun sekarang musim hujan dan banyak masyarakat terkena penyakit batuk pilek akan tetapi setelah dicek tidak ada gejala covid. Kami hanya menerima, pasien positif covid-19 hanya 2 orang dan yang sudah dirawat 2 orang jadinya total 4 orang. Saya menyarankan biarpun pandemi sudah mereda masyarakat juga perlu untuk memakai masker ke rumah sakit, selain covid juga ada penyakit lain yang bisa menularkan,” tutupnya. Vlo






