Sinergi Lintas Sektor Sasar Pengolahan Sampah Organik dan Pembersihan Danau Batur Bangli

PERSINDONESIA.COM – Gubernur Bali Dr Wayan Koster didampingi Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Made Putra Widiastawa memimpin Apel Pembukaan kegiatan Pengelolaan Sampah Organik dan Pemulihan Danau Batur dalam rangka Bakti Lingkungan Hidup Menyatu dengan Alam, bertempat di kawasan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Desa Buahan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Jumat (30/10/2026).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Danrem 163/Wira Satya Brigjen TNI Ida I Dewa Agung Hadisaputra, perwakilan Kapolda Bali, unsur Kodam IX/Udayana, instansi pemerintah pusat dan daerah, Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, jajaran TNI-Polri, Forkopimda Kabupaten Bangli, para kepala desa dan Bandesa Adat se-Kecamatan Kintamani, serta unsur pendidikan dan masyarakat.

Baca Juga : Permudah Legalitas Kapal Nelayan, KSOP Kumai Gelar Program E-Pas Kecil Gratis

Dalam sambutannya, Gubernur Bali I Wayan Koster mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kepedulian dan tanggung jawab bersama dalam menjaga kebersihan serta kelestarian lingkungan hidup, terutama kawasan Danau Batur. Menurutnya, persoalan sampah merupakan tanggung jawab bersama yang harus ditangani secara serius, terencana, dan berkelanjutan dengan melibatkan pemerintah, masyarakat, dunia pendidikan, serta seluruh pemangku kepentingan.

Dan kegiatan Bakti Lingkungan Hidup Menyatu dengan Alam tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, melainkan diwujudkan melalui aksi nyata dan berkesinambungan yang memberikan manfaat langsung bagi lingkungan. “Upaya tersebut sekaligus menjadi implementasi nilai-nilai Nangun Sat Kerthi Loka Bali, yakni menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta seluruh isinya,” ujarnya.

Sementara itu, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Made Putra Widiastawa menyampaikan bahwa kegiatan Bakti Lingkungan Hidup Menyatu dengan Alam merupakan bentuk kepedulian dan komitmen TNI AD dalam mendukung pelestarian lingkungan hidup sekaligus membantu mengatasi berbagai persoalan lingkungan yang berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat.

Persoalan sampah, khususnya sampah organik, memerlukan perhatian dan penanganan secara terpadu. “Edukasi kepada masyarakat, pemilahan sampah dari sumbernya, pengolahan, hingga pemanfaatan kembali merupakan langkah penting untuk mengurangi pencemaran serta menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat,” sebutnya.

Lebih lanjut, Pangdam mengajak seluruh prajurit TNI, pemerintah daerah, instansi terkait, akademisi, dan masyarakat untuk terus memperkuat sinergi dalam menjaga kebersihan serta memulihkan kondisi lingkungan Danau Batur. Menurutnya, Danau Batur merupakan salah satu sumber daya alam yang memiliki peranan penting bagi kehidupan masyarakat sehingga kelestarian dan kebersihannya harus dijaga sebagai tanggung jawab bersama.

Keberhasilan kegiatan pelestarian lingkungan tidak semata-mata diukur dari banyaknya sampah yang berhasil dibersihkan, tetapi juga dari tumbuhnya kesadaran dan perubahan perilaku masyarakat untuk menerapkan pola hidup bersih serta menjaga kelestarian alam secara konsisten dan berkelanjutan.

Sebagai wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat, kami mengajak seluruh komponen masyarakat untuk menghidupkan kembali semangat gotong royong melalui berbagai aksi nyata pelestarian lingkungan. “TNI AD melalui Kodam IX/Udayana siap mendukung program pemerintah daerah dalam penanganan sampah dan pelestarian lingkungan sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat,” tegasnya.

Pangdam berharap kegiatan tersebut menjadi momentum untuk membangun kesadaran kolektif seluruh elemen masyarakat agar semakin peduli terhadap lingkungan, sehingga Danau Batur tetap terjaga kebersihan dan kelestariannya serta dapat memberikan manfaat bagi generasi sekarang maupun yang akan datang.

Baca Juga : Gubernur Koster Ajak Masyarakat Jaga Ruang Digital, 1.583 Pengaduan Siber Tercatat di Bali pada 2026

Usai pelaksanaan apel pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan lokasi dan aksi pembersihan kawasan Danau Batur. Rangkaian kegiatan ini tidak hanya diarahkan untuk menangani persoalan sampah dan pencemaran lingkungan, tetapi juga mendorong edukasi kepada masyarakat mengenai pengelolaan sampah organik yang tepat, terpadu, dan berkelanjutan.

Melalui kegiatan Bakti Lingkungan Hidup Menyatu dengan Alam, Kodam IX/Udayana menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah, TNI-Polri, akademisi, instansi terkait, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian alam Bali. Sinergi dan kepedulian bersama diharapkan menjadi kekuatan dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan lestari demi keberlangsungan kehidupan serta kesejahteraan masyarakat. (*)