Pikat Calon Investor Internasional, Bangli Promosikan Pasar berkonsep di Atas Awan

PERSINDONESIA.COM – Memanfaatkan momentum Forum Investasi Nasional 2026 yang digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Kabupaten Tangerang, Jawa Barat, tanggal 14–17 Oktober 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangli kembali menunjukan kesiapannya untuk menarik investasi global dengan memaparkan proyek strategis pengembangan “Rooftop Pasar Singamandawa Kintamani” di hadapan calon investor internasional.

Forum yang bertajuk “Akselerasi Investasi pada Sektor Hilirisasi dan Waste to Energy untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan” tersebut dibuka secara resmi oleh Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal BKPM, Nurul Ichwan. Forum ini juga menghadirkan sesi diskusi panel bersama M. Faizal (Direktur Hilirisasi Perikanan dan Kelautan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM) yang membawakan materi penguatan ekosistem hilirisasi nasional, serta Tri Yanuarti (Direktur Regional Bank Indonesia) yang mengulas prospek investasi dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Baca Juga : Terindikasi Langgar Disiplin Kerja, Oknum PNS di Bangli Dicopot Jabatannya

Dalam sesi One-on-One Meeting bersama Dubai Chambers, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bangli, Jetet Hiberon bersama Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Nasrudin serta Tim mempresentasikan konsep penataan Pasar Singamandawa sebagai pasar rakyat tematik wisata bertagline “Pasar di Atas Awan”.

Pengembangan kawasan rooftop Pasar Singamandawa ini diproyeksikan memberikan berbagai dampak positif (multiplier effect) yang signifikan bagi masyarakat Bangli ke depannya baik dari sektor ekonomi, sosial yang berimbas kepada meningkatnya Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kepala Dinas (Kadis) Perdagangan Bangli, Nasrudin mengatakan dengan mengusung konsep pasar rakyat modern terintegrasi wisata dan mengadopsi tren coffee shop di kawasan Kintamani, lantai 3 rooftop Pasar Singamandawa akan difungsikan sebagai kawasan wisata kuliner modern yang menyuguhkan panorama spektakuler Gunung Batur, Gunung Abang, Gunung Agung, dan Danau Batur, lengkap dengan sensasi diselimuti kabut pagi yang magis merupakan bagian promosi potensi yang disampaikan.

“Kelebihan utama lokasi ini meliputi keberadaannya di jantung kawasan wisata Kintamani, akses pemandangan lanskap Kaldera Batur secara langsung, serta pengalaman unik bagi wisatawan untuk berbelanja sekaligus menikmati kopi lokal di atas ketinggian,” terangnya.

Kata Nasurdin, pemaparan tersebut mendapat respon sangat positif dari perwakilan Dubai Chambers. Mengingat nilai estetika panorama Kaldera Batur yang begitu memikat, calon investor menyatakan ketertarikan tinggi dan meminta Pemkab Bangli menyerahkan proposal lengkap yang didukung oleh Feasibility Study (Kajian Kelayakan) serta Master Plan.

“Pihak Dubai Chambers dijadwalkan akan melakukan kunjungan lapangan site visit langsung ke Bali dalam waktu dekat untuk meninjau lokasi sebelum menunjuk investor mitra yang tepat,” sebutnya.

Baca Juga : Pasar Singamandawa Diresmikan, Bupati Bangli Harap Jadi Pusat Ekonomi

Ia menegaskan dengan pengembangan kawasan rooftop Pasar Singamandawa ini diproyeksikan akan memberikan dampak multiplier (multiplier effect) yang signifikan bagi masyarakat Bangli nantinya, seperti; peningkatan perekonomian, penyerapan tenaga kerja, pemberdayaan produk lokal dan komoditas Kopi Kintamani, peningkatan PAD, serta pemerataan kesejahteraan berkelanjutan.

“Dengan transformasi pasar tradisional menjadi destinasi wisata berkelas internasional mempertegas posisi Bangli sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru berbasis pariwisata ramah lingkungan dan berkelanjutan,” pungkas Nasrudin.(*)