Tim SAR Brimob Sumsel Diterjunkan Bantu Masyarakat Terdampak Banjir Bandang di Kab. Lahat

Persindonesia.com Sumsel, Sejumlah wilayah di Kabupaten Lahat, Provinsi Sumatera Selatan dikepung banjir dan tanah longsor. Banjir dan tanah longsor ini terjadi akibat curah hujan yang tinggi mengakibatkan air Sungai Lematang serta Sungai Hitam meluap dan merendam rumah-rumah warga di sekitarnya.

Tim Search and Rescue (SAR) Korps Brimob Polda Sumsel langsung diterjunkan ke lokasi banjir bandang yang terjadi di Kabupaten Lahat untuk mengevakuasi serta membantu warga masyarakat yang terdampak. Jumat (10/3/2023).

Sebanyak 57 personel Brimob Sumsel yang dipimpin langsung oleh Danyon B Pelopor AKBP Andiyano tersebut tiba dilokasi banjir pada Kamis malam (9/3) dengan membawa Kendaraan dapur lapangan (Randurlap) yang akan melayani para pengungsi dalam pengadaan makanan dan minuman. 5 unit kendaraan logistik roda enam yang berfungsi sebagai kendaraan pengangkut bantuan logistik untuk para korban terdampak serta 2 unit kendaraan roda empat ke lokasi musibah, yang nantinya digunakan untuk membantu mobilitas personel di lapangan dalam memberikan bantuan kepada masyarakat.

Ada lebih dari tiga desa yang terdampak banjir bandang, hanya saja dampak yang paling parah terjadi di desa Pelajaran dan Desa Nanti Giri.  2 Desa itu benar-benar porak poranda akibat dilanda luapan air Sungai.
Menurut Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Drs Supriadi MM melalui Kasubbid Penmas AKBP Yenni Diarty SIK, Tim SAR dari Brimob Sumsel akan bekerja di lapangan memberikan bantuan kepada korban terdampak yang jumlahnya mencapai 3.000 jiwa.

“Ada 57 personel dari Tim SAR Brimob telah tiba di lokasi banjir bandang di Kabupaten Lahat,’’ujar  AKBP Yenni.

AKBP Yenni menjelaskan, personel kepolisian yang diterjunkan ke lokasi banjir terdiri dari  48 personel Brimob dari Batalyon B Pelopor Lubuklinggau dan sembilan personel dari Korps Brimob Polda Sumsel, Kota Palembang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *