Viral di Medsos, PMI Asal Jembrana Diduga Terjerat Kasus Kekerasan Seksual di AS

Persindonesia.com Jembrana — Kabar tidak sedap datang dari negeri Paman Sam (Amerika Serikat). Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana dilaporkan tersangkut kasus hukum di wilayah Florida. Kasus tersebut bahkan sempat viral di media sosial.

PMI berinisial Putu JW (36) diduga terlibat dalam kasus kekerasan seksual. Saat ini, yang bersangkutan telah diamankan oleh pihak berwenang setempat dan masih menjalani proses penyelidikan.

Pemerintah Kabupaten Jembrana bergerak cepat dengan melakukan koordinasi guna memastikan perlindungan hukum bagi warganya tersebut.

Gunakan Motor Curian, Tahanan Kabur Bernama Weli Diringkus Tim Opsnal Gabungan Di Koba

Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Jembrana, Kadek Mirah Ananta Sukma Dewi, membenarkan adanya kasus yang menjerat PMI asal Jembrana tersebut.

“Benar terjadi permasalahan tersebut. Kami masih melakukan koordinasi dengan Kepala BP3MI Bali,” ujarnya, Rabu (8/4/2026).

Ia menambahkan, pihaknya juga terus berkomunikasi dengan keluarga Putu JW serta memantau perkembangan informasi melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI).

Perkuat Peran Publikasi Melalui Media, Seketariat DPRD Bangli Kungker ke DPRD Manado

Sementara itu, informasi yang beredar saat ini masih bersumber dari pemberitaan media di luar negeri, dan belum ada pernyataan resmi dari pihak PMI yang bersangkutan.

Pemerintah Kabupaten Jembrana juga tengah mengupayakan bantuan dari KP2MI dan Kementerian Luar Negeri untuk memberikan pendampingan serta memastikan yang bersangkutan tidak mengalami diskriminasi selama proses hukum berlangsung.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan informasi yang diperoleh tetap berimbang sekaligus menjadi dasar dalam pengajuan permohonan perlindungan hukum bagi yang bersangkutan.

Status Ruko dari HGB Bisa Menjadi Hak Milik, Ini Penjelasan dan Syaratnya

“Untuk sementara, kami belum dapat menyampaikan kronologi secara detail,” pungkasnya. TS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *