Wabup Badung Dorong Penguatan Kreativitas Pemuda pada Puncak Yowana Sading Festival 2025

BADUNG Pwersindo – Malam puncak Yowana Sading Festival 2025 yang digelar di Wantilan Pura Desa, Desa Adat Sading, Kamis (27/11/2025), menjadi momentum kebanggaan bagi generasi muda Sading. Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta hadir bersama Ketua WHDI Badung, Nyonya Yunita Bagus Alit Sucipta, untuk memberikan dukungan langsung kepada para yowana yang menjadi motor penggerak kegiatan budaya ini.

Festival ini terselenggara berkat kolaborasi tiga wadah kepemudaan: Sabha Yowana Giri Winangun, Karang Taruna Manggala Pertiwi Kelurahan Sading, dan Organisasi Nak Sading, serta melibatkan seluruh Sekaa Teruna di Desa Adat Sading.

Sejumlah tokoh hadir memberi apresiasi, di antaranya anggota DPD RI Dapil Bali Komang Merta Jiwa, perwakilan DPR RI, anggota DPRD Badung, jajaran Pemerintah Kabupaten Badung, serta para pemimpin adat dan masyarakat setempat.

Dalam kesempatan itu, Wabup Bagus Alit Sucipta menyerahkan dukungan dana sebesar Rp 40 juta. Sementara Komang Merta Jiwa dan Wayan Sudirta turut memberikan bantuan masing-masing Rp 5 juta, yang diterima oleh Ketua Panitia I Gede Agus Ary Sanjaya.

Dalam sambutannya, Wabup mengapresiasi kekompakan para yowana yang berhasil menggelar festival secara mandiri dan penuh semangat. Ia mendorong agar kegiatan ini dirancang lebih awal sehingga bisa menjadi agenda tahunan desa. Wabup juga menegaskan kembali aturan terkait kegiatan Bandana Bhukala, bahwa pengerjaan karya budaya tidak diperbolehkan menggunakan undagi dari luar Badung sebagai upaya menumbuhkan kreativitas lokal di tiap banjar.

Lebih lanjut, Wabup menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Badung telah menaikkan dana kreativitas pembuatan ogoh-ogoh menjadi Rp 40 juta untuk menyambut Hari Raya Nyepi. Kebijakan ini diharapkan mendorong munculnya karya seni budaya yang benar-benar lahir dari masyarakat Badung.

Ketua Panitia I Gede Agus Ary Sanjaya mengungkapkan rasa terima kasihnya atas dukungan pemerintah dan seluruh undangan. Ia menyebut Yowana Sading Festival sebagai ruang bersama generasi muda untuk menyatukan visi dalam bingkai Tri Hita Karana. Festival budaya ini menghadirkan berbagai lomba seperti penjor, gebogan, ngelawar, ugrawakya/MC, hingga cultural reels content, dan direncanakan menjadi kegiatan tahunan.

Dengan antusiasme masyarakat yang tinggi, Yowana Sading Festival 2025 kembali menegaskan peran penting generasi muda sebagai penjaga dan pengembang tradisi budaya di Desa Adat Sading.  @tim*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *