Wayan Koster Dorong Kolaborasi dengan Radio Republik Indonesia Denpasar untuk Perkuat Informasi Publik

Denpasar Persindonesia.com (20 Januari 2026)– Gubernur Bali Wayan Koster menerima kunjungan audiensi jajaran Radio Republik Indonesia (RRI) Denpasar di Kantor Gubernur Bali, kawasan Renon, Denpasar. Pertemuan ini membahas upaya memperkuat kerja sama dalam penyebaran informasi pembangunan serta peningkatan edukasi publik kepada masyarakat.

Rombongan RRI Denpasar dipimpin oleh Kepala LPP RRI Denpasar, Taufan Pamungkas Marhaendra, yang menyampaikan kesiapan lembaganya untuk mendukung program Pemerintah Provinsi Bali melalui pemberitaan serta penyediaan narasumber yang kompeten.

Menurutnya, RRI Denpasar saat ini terus melakukan pengembangan layanan informasi melalui berbagai platform, baik siaran radio maupun kanal digital. Dengan jangkauan siaran yang meliputi wilayah Bali hingga Nusa Tenggara Barat, RRI dinilai memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat luas.

Selain fungsi pemberitaan, RRI juga memperkuat peran edukatif melalui program interaktif seperti Halo RRI, yang memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, keluhan, maupun berbagai persoalan di lapangan. Aspirasi tersebut kemudian dapat diteruskan kepada instansi terkait untuk ditindaklanjuti.

Dalam audiensi tersebut, pihak RRI Denpasar juga mengusulkan program siaran khusus yang memungkinkan gubernur berinteraksi langsung dengan masyarakat. Program yang diusulkan antara lain bertajuk “Halo Gubernur” atau “Gubernur Menyapa”.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Koster menyambut positif rencana kerja sama tersebut dan mendorong agar kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Bali dan RRI Denpasar dapat dimanfaatkan secara optimal, khususnya dalam mempublikasikan berbagai program pembangunan daerah.

Ia juga mengusulkan agar program siaran yang dirancang memiliki sentuhan kearifan lokal Bali sehingga lebih mudah diterima dan dekat dengan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Koster turut mengingatkan pentingnya peran lembaga penyiaran publik seperti RRI dan Televisi Republik Indonesia (TVRI) dalam sejarah komunikasi nasional. Ia mengungkapkan bahwa saat menjabat sebagai anggota DPR RI, dirinya turut berupaya menjaga keberlanjutan kedua lembaga tersebut agar tetap mendapat dukungan pendanaan dari negara.

Menurutnya, RRI dan TVRI memiliki kontribusi besar dalam menyampaikan informasi resmi pemerintah, menjaga persatuan bangsa, serta memberikan edukasi kepada masyarakat. Karena itu, keberadaan kedua lembaga penyiaran publik tersebut harus terus diperkuat.

Audiensi tersebut juga dihadiri sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali, di antaranya Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali I.B. Surja Manuaba serta Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Bali Gede Pramana.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *