Penyaluran Vaksin Diundur, Ini Penjelasan Dr. Oka Parwata

Diposting pada

Persindonesia.com Jembrana – Terkait vaksin yang rencananya di dikirim ke Kabupaten Jembrana pada tanggal 13 Januari 2021 yang akan dilakukan vaksinasi serentak diundur sampai tanggal 2 Februari 2021.

Hal tersebut diungkapkan oleh Plt. Direktur RSU Negara dr.I Gusti Bagus Ketut Oka Parwata pada saat memimpin pemulangan pasien terkonfirmasi Covid-19 sebanyak 1 orang yang telah dinyatakan sembuh oleh tim medis ruang isolasi. Selasa, 12 Januari 2021

Header

Tragis! Ariasih Tewas Tertimpa Pohon

Ia melanjutkan, terkait vaksin diawali oleh Kabupaten Badung, Kodya Denpasar dan Kabupaten Gianyar, untuk Kabupaten Badung nantinya akan di salurkan mulai tanggal 02 Februari 2021, ” itu informasinya saya dapatkan tadi malam dari Denpasar.” Jelasnya.

Sementara untuk pemulangan pasien hari ini sebanyak 1 orang yang berasal dari Kelurahan Lelateng, awalnya pasien ada keluhan sesak, batuk dan panas pada tanggal 29 Desember 2020, dan masuk ke rumah sakit tanggal 3 Januari 2021 setelah di swab ternyata hasilnya positif Covid-19.

Jokowi Tunjuk Listyo Sigit Sebagai Kapolri, Siap Uji Kelayakan di DPR

“Setelah dirawat selama 10 hari pasien dipulangkan. Pasien ini memang punya penyakit penyerta. Dan kami di rumah sakit untuk memulangkan pasien dengan menggunakan standar pedoman dari KMK Pusat,” ucap Oka Parwata yang juga menjabat sebagai Kadis Kesehatan Jembrana.

Iebih lanjut ia mengatakan, pemulangan pasien itu kita hitung berdasarkan gejala dikarenakan pasien ini bergejala dan untuk pasien yang tidak bergejala kita lihat dari konsep pengambilan swabnya.

Pasien Positif Covid Dengan Penyakit Penyerta Kencing Manis Berhasil Disembuhkan

“Ya kami kembali menginformasikan kepada masyarakat untuk lebih disiplin dalam melaksanakan protokol kesehatan terutama 3M seperti memakai masker dan jauhi kerumunan yang bisa menyebabkan klaster-klaster nantinya,” tutup Oka Parwata. (Sub)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *