Denpasar,PersIndonesia.Com- Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Bangli yang berkontestan dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024 menjalani Debat Perdana yang diselenggarakan oleh KPU Bangli bertempat di Hotel Prama Sanur Beach Bali, Kamis (24/10/24).
Acara debat perdana dihadiri oleh Pjs Bupati Bangli, I Made Rentin, Pj Sekda Bangli, I Made Ari Pulasari, KPU Provinsi Bali, Ketua KPU Bangli, I Kadek Adiawan, Kapolres Bangli, Ketua dan Anggota Bawaslu Bangli, Ketua MDA Bangli, Ketua FKUB Bangli, 3 Paslon Bupati dan Wakil Bupati Bangli serta undangan terkait lainnya.
Baca Juga : Pemkab Bangli Gencarkan Perekaman e-KTP di Kalangan Siswa SMA/SMK
Dengan mengusung tema “Bangli Amrih Praja Nayaka, Strategi dan Solusi Mengatasi Permasalahan Pembangunan di Bumi Bhukti Mukti Bhakti” acara Debat dipandu oleh Ketut Udi Prayudi dan Dr. NI Wayan Whidiasthini sebagai moderator serta panelis Dr. I Made Agus Wirawan, Dr. I Nyoman Ariana, Gede Arka, Prof. Dr. Ady Wirawan, Dr Ir. I Wayan Diara dan Prof. Dr. I Nengah Suastika.
Dalam Debat 3 Paslon Bupati dan Wakil Bupati yang terdiri dari Paslon Nomer Urut 1 (Raden Cahyo Adhi Nugroho-I Gusti Made Winuntara), Paslon Urut 2 (Sang Nyoman Sedana Arta-Wayan Diar) dan Paslon Urut 3 (Ida Bagus Giri Putra-I Made Subrata) memaparkan visi dan misi mereka kepada masyarakat yang tersiar langsung.
Ketua KPU Kabupaten Bangli I Kadek Adiawan menyampaikan debat terbuka merupakan salah satu metode kampanye Pasangan Calon dalam menyampaikan visi, misi dan program kerja dalam memimpin Kabupaten Bangli 5 tahun ke depan.
Debat bertujuan untuk menyebarluaskan profil, visi dan misi serta program kerja Paslon kepada masyarakat Kabupaten Bangli dengan memberikan informasi secara menyeluruh kepada masyarakat sebagai salah satu pertimbangan untuk menentukan pilihannya.
“Disamping itu, menggali serta mengkolaborasi setiap tema yang diangkat dalam Debat Publik terbuka antara Pasangan Calon”, terangnya.
KPU Kabupaten Bangli akan menyelenggarakan debat terbuka (debat publik) antara Paslon Bupati dan Wakil Bupati Bangli dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) serentak 2024 sebanyak 3 kali.
“Debat pertama kali ini hanya untuk Calon Bupati diawali pemaparan visi dan misi, sedangkan Calon Wakil Bupati hanya sebagai pendamping saja”, terang Adiawan.
Pihaknya berharap acara debat ini dapat menjadi sarana edukasi politik bagi masyarakat Bangli, meningkatkan partisipasi pemilih, memastikan bahwa proses Demokrasi berjalan dengan transparan serta menjadi ajang bagi masyarakat untuk lebih mengenal para calon pemimpin mereka.
“Sehingga dapat membuat pilihan yang lebih tepat pada saat pemilihan nanti tanggal 27 November 2024”, imbuhnya.
Baca Juga : Hotel di Sanur Jadi Saksi Debat Sengit Tamba-Dana Vs Bang-Ipat
Disisi lain, Kapolres Bangli AKBP I Gede Putra selaku Ka Ops Res Ops Mantap Praja Agung menyampaikan pihaknya telah mempersiapkan dan menggelar ratusan personil pengamanan secara optimal untuk menjaga kegiatan Debat.
Diharapkan juga bagi para simpatisan dapat terus menjaga ketertiban dan kedamaian selama tahapan Pilkada ini, agar tercipta suasana Demokrasi yang aman dan damai di Kabupaten Bangli.
“Sehingga situasi pelaksanaan Pilkada hingga pada tahapan akhir nya berjalan sesuai harapan, yaitu aman dan kondusif,” tegasnya. (DB)





