Aspirasi Belum Jelas, UPPKB Cekik Belum Menerima Ketikan Sopir Truk

Persindonesia.com Jembrana – Terkait demo para aliansi truk seluruh bali waktu lalu pada hari Selasa tanggal 22 Februai 2022 yang dimulai dari pagi hari sekira pukul 9.00 wita sampai 15.00 wita dimana para sopir truk tersebut menolak Undang-Undang Pasar 277 No 22 Tahun 2009 tentang peraturan Overdemensi dan Overload berakhir dengan damai dan membubarkan diri.

Setelah dilakukan negoisasi oleh perwakilan yang dipimpin koordinator aksi yang bernama Oka Mardana alias Pelo dari bersama Kepala Kor Satpel UPPKB Cekik I Made Dwi Jati Arya Negara bersama pihak Polres Jembrana serta di backup Polda Bali membuahkan hasil aspirasi dari sopir truk tersebut akan dijamin sampai ke pusat, terkait penindakan Odol akan ditangguhkan selama ada hasil dari pemerintah pusat.

Jumaat Berkah PAUS Surabaya Bagikan Nasi Bungkus dan Minyak Goreng

Hingga sampai saat ini pihak pelaksana UPPKB Cekik belum menerima ketikan aspirasi yang akan dibawa ke pusat, padahal menurut kordinator Gerakan Aliansi Pengemudi Bali Sugi Hartoyo pada saat itu mengatakan akan melakukan aksi mogok selama 3 hari masal mulai dari tanggal 22 sampai tanggal 24 Februari 2022.

Saat dikonfirmasi awak media via telphone whatsapp Kepala Kor Satpel UPPKB Cekik I Made Dwi Jati Arya Negara, mengatakan, pihaknya sampai saat ini belum menerima ketikan aspirasi mereka untuk dibawa ke pusat. “Saya masih menunggu hingga sampai saat ini ketikan yang dibuat oleh para sopir tersebut belum diserahkan kepada kami,” ujarnya. Jumat (25/2).

Petani : “Harapan saya dan petani sawit lain, Pak Presiden Jokowi, bisa tiga periode.”

Hasil mediasi pada saat itu, lanjut Arya, ada beberapa poin yang disepakati bersama, oleh mereka, hasil tersebut akan diketik dan diserahkan hasil ketikannya, akan tetapi sampai saat ini hasil ketikan tersebut tidak kunjung datang. “saat ini kami belum menerimanya.

“Pada hal hari ini saya sendiri mau ke Denpasar untuk membawa aspirasi mereka, akan tetapi sampai saat ini suratnya belum ada, gimana cara saya menyampaikan kepada atasan nanti,” imbuhnya.

Kanwil Kemenkumham Bali Melalui Rudenim Denpasar Lakukan Pengawasan & Pendataan WNA

Dirinya meminta kepada Ketua kordinator aksi agar segera menyerahkan hasil ketikan aspirasi dari hasil demo tersebut dibawa ke pusat biar cepat selesai permasalahannya. (S)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *