Diduga Mengantuk, Mau Pulkam ke Bondowoso, Sopir Sruduk Pohon Perindang di Cekik

Persindonesia.com Jembrana – Hendak pulang ke kampung halamanya di Bondowoso Jawa Timur Sadyanto,36 tahun bersama keluarganya mengendarai mobil Daihatsu Terios menabrak pohon perindang di Cekik Kelurahan Gilimanuk, tepatnya di jalan lurus. Hal tersebut dikarenakan diduga mengantuk, sehingga sopir tidak merasa mobilnya menabrak pohon.

Akibat kejadian tersebut, sopir beserta penumpang langsung dilarikan ke Puskesmas II Gilimanuk. Sedangkan kondisi mobil tersebut, kap mesin mobil ringsek, ban kanan masuk ketengah sehingga terlihab mobil tanpa ban. Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 15.30 wita.

F1QR Lanal Babel Gagalkan Pemberangkatan 22 Orang PMI Secara Legal Ke Malalaysia

Sementara sopir mobil Terios tersebut bernama Sadyanto menuturkan, dirinya bersama istri dan 2 anaknya bermagsud pulang ke kampung halamannya di Bondowoso Jawa Timur berangkat dari Denpasar menuju Gilimanuk, sesampainya di jalan lurus dirinya sempat tidak ingat apa dikarenakan mengantuk berat sehingga tidak terasa mobil yang dikendarainya menabrak pohon.

“Sampai disini saya mendapatkan cobaan berat, beruntung anak dan istri saya mengalami luka lecet. Sebelum di lokasi kecelakaan saya masih sadar, namun setelah bunyi “bruakk” saya sadar sudah menabrak pohon di pinggir jalan. Saya nggak ngerti juga mas, saya masih lihat jalan tadi, tiba-tiba sudah nabrak pohon, saya sangat gaget sekali tadi mas, langsung lihat anak istri, alhamdulilah semua selamat,” terangnya. Selasa (01/03/2022).

Kapolres Gianyar Atensi Ogoh-Ogoh Bagikan Sarana Prokes.

Saat dikofirmasi awak media, seijin Kapolres Jembrana, Kasat lantas Polres Jembrana AKP I Dewa Gede Ariana membenarkan terjadi kecelakaan tersebut. Kecelakan tersebut diduga Out Of Control (OC) akibat pengemudi mengantuk karena kelelahan, sopir tidak bisa mengendalikan kendaraannya sehingga mengabrak pohon perindang disisi jalan raya.

“Dikarenakan jalur tersebut lurus, saya menhimbau kepada para pengguna jalan agar selalu berhati-hati dan tetap menaati peraturan lalulintas. Ini sebagai contoh kepada pengendara lainnya jika merasa lelah apalagi mengantuk berat cari tempat aman dan beristirahat sejenak. Kalau sudah di jalan raya nyawa kita dan orang lain menjadi taruhannya mohon berhati-hati sanak dan keluarga sedang menanti dirumah,” tutupnya. Red

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *