Banyuwangi, Persindonesia.com,-Kebijakan sistem pendidikan di perguruan tinggi khususnya bidang industri dan manajemen hendaknya diprioritaskan pada aspek pemberdayaan potensi sumber daya manusia, mengingat perlunya pemenuhan tenaga kerja terampil dan ahli untuk menghadapi era global sekarang ini. Rabu, 6/7/2022
Untuk itu dikesempatan ini Paguyuban Alumni Untag Surabaya (PAUS 17) melakukan giat Kunjungan ke perusahaan Industri yang merupakan salah satu perwujudan dari konsep tujuan visi dan misi di mana para alumni selama kegiatan kunjungan industri (KI) berlangsung akan mempelajari berbagai hal, khususnya berkaitan dengan proses produksi dan manajemen serta memahami situasi dan kondisi industri yang sebenarnya untuk melengkapi pengetahuan yang telah didapatkan di bangku kuliah.
Hal tersebut penting dilakukan mengingat perkembangan industri yang begitu cepat, sementara dunia pendidikan sering kewalahan dan terlambat untuk mengikuti perkembangan ilmu dan teknologi yang diterapkan di industri.
Selain itu, alumni juga diharapkan dapat membuka wawasan dan lahan pekerjaan yang lebih luas dengan kegiatan tersebut Oleh karena itu, pada 1-3 Juli 2022 dilaksanakan kunjungan dan studi banding tambang pasir di Gumuk Linggis yang mempelajari perijinan dan pengolahan secara lengkap, tambang pasir padang bulan yang dulu sebagai tempat lokalisasi yang sudah di ubah menjadi tempat industri tambang dimana masyarakat sekitar mendapar manfaatnya dan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat sekitar, pabrik air mineral di King Osing yg mempelajari proses perijinan dari sipa dan MIPA, SNI, BPOM, MUI, sampai kemasan, selanjutnya ke Kebun Sroyo melihat penanaman dan perawatan pohon sengon, dan terakhir di pabrik pengolahan playwood di Wonosobo Srono Banyuwangi, yang diikuti oleh 30 alumni yang kesempatan di giat ini di koordinir Tri Purwito sebagai wakil sekjen di PAUS 17.
Harapan dari study banding serie 1 ini nantinya di harapkan akan lebih membuka wawasan para teman teman PAUS 17 utk lebih mengerti tentang masalah perijinan ,masalah sosial dan dampak suatu usaha serta membuka peluang usaha dan menanamkan rasa bangga sebagai alumni Untag Surabaya dan anggota PAUS 17. (Risko)






