Kapal Kapasitas Besar dari Benoa Masuki Pelabuhan Ikan Pengambengan

 

Persindonesia.com Jembrana – Beberapa kapal dengan kondisi rusak dan sudah lama ngedok di Pelabuhan Benoa beberapa hari terakhir ini nyandar di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan. Kapal yang berbobot diatas 30 GT tersebut memohon ijin masuk docking di kolam Pelabuhan Pengambengan dan bergabung dengan perahu selerek.

Pantauan awak media di pelabuhan, menurut penuturan dari warga Pengambengan, kapal-kapal tersebut mulai datang sekitar 5 hari yang lalu tepatnya hari Sabtu 4 Juli 2022. Menurut informasinya akan ada lebih banyak kapal-kapal tangkap ikan dari Benoa yang pindah dok ke Pengambengan.

Saat dikonfirmasi awak media via telephone, Syahbandar Pengambengan, Ambar Trihananto, dikonfirmasi membenarkan dari otoritas PPN memberikan ijin untuk tujuh kapal dari Benoa yang bersandar di dalam kolam labuh. Kamis (14/7/2022)

“Mereka meminta ijin dari Kepala Labuh, dan diberikan ijin tujuh kapal. Ada dua kapal belum mendapatkan ijin. Karena mereka mau docking ya kita arahkan ke dekat docking. Tetap dikenai tarif layanan di Pelabuhan Perikanan berdasarkan PP 85/2021,” terangnya.

Ia mengaku, sampai saat ini hanya 7 kapal yang diijinkan mengajukan permohonan docking di dalam kolam labuh. Pihaknya menyarankan kalau ada kapal yang baru datang diharapkan labuh diluar. “Kalau terlalu banyak labuh di kolam, kapal lainnya tidak bisa beraktivitas dan juga sangat mengganggu kapal lainnya,” pungkasnya.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *