Persindonesia.com Jembrana – Akhirnya bangunan Pasar Umum Negara secara keseluruhan sudah rata dibongkar hanya terlihat beberapa tembok yang masih berdiri. Akibat pembongkaran tersebut, untuk mengantisipasi debu sisa bangunan yang menggangu pengguna jalan dan warga disekitar lokasi, Pemadam Kebakaran Pemkab Jembrana mengerahkan beberapa mobil tangka untuk menyemprot sisa bangunan maupun saat merobohkan bangun supaya debu tidak berterbangan.
Selain itu juga Polres Jembrana menggelar kegiatan bagi-bagi masker gratis. Pembagian masker menyasar pedagang, pejalan kaki, warga sekitar maupun pengguna jalan yang melintas di kawasan tersebut agar tidak terkena debu sisa bongkaran bangunan.
Astaga! Kakek 60 Tahun Diduga Cabuli Anak Tetangganya Sampai Trauma
Saat dikonfirmasi Kepala Satuan Polisi Pamong Praja I Made Leo Agus Jaya mengatakan, pihaknya menyiagakan mobil tangki untuk menyiram sisa bangunan di Pasar Umum Negara dimulai pada hari Rabu 23 Agustus 2023. “Dari bulan Agustus 2023 pemakaian tanki air sebanyak 101 tangki sampai hari ini Kamis 7 September 2023,” terangnya.
Disinggung terkait batas lama penyemprotan dilakukan, Leo mengungkapkan, dirinya mengaku masih tetap standby. “Belum ada instruksi, kemungkinan berlanjut sampai saat pembersihan puing, karena ini musim kemarau jadinya debus isa pembongkaran masih berterbangan, hal tersebut sangat menggangu pengendara jalan raya dan warga disekitar,” jelasnya.
Sementara Kapolres Jembrana AKBP I Dewa Gde Juliana mengatakan, pembongkaran bangunan PUN tentu berdampak kepada masyarakat sekitar maupun pengguna jalan. Karena dari kegiatan itu ada dampak lingkungan yang muncul seperti debu. “Ini memang sangat berbahaya bagi pernapasan, untuk itu kami dari kemarin sudah membagikan masker kepada pengguna jalan maupun warga sekitar lokasi,” pungkasnya. Sur






