Klungkung,PersIndonesia.Com- Dalam rangka mitigasi terhadap kejadian kebakaran Tahanan Pendamping (Tamping) Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Klungkung menerima pelatihan pemadaman api, bertempat di Rutan Klungkung, Jumat (27/9/24).
Kegiatan pelatihan pemadaman ini mengikut sertakan seluruh Tamping Dapur yang ada di Rutan Klungkung, yang pelaksanaanya dilakukan dengan berkoordinasi bersama Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Klungkung.
Baca Juga : Subsatgas Preventif Polres Klungkung Lakukan Pengamanan Kediaman Cabup I Made Satria
Dewa Suarbawa selaku Kepala Satpol PP dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Klungkung yang hadir dalam pelatihan ini memberikan penjelasan mengenai betapa pentingnya pengetahuan mengenai penanganan api saat terjadi kebakaran.
Menurutnya, kebakaran bisa dapat terjadi karena reaksi kimia berantai yang berasal dari 3 unsur yakni, nyala api (panas), oksigen dan bahan bakar (fuel).
Reaksi ini disebut dengan Fire Tetrahedron. Dengan kita menghilangkan salah satu unsur tersebut maka kebakaran akan dapat diatasi.
“Maka dari itu penting bagi kita untuk memiliki pengetahuan mengenai penyebab kebakaran dan cara penangananya,” ucap Dewa Suarbawa.

Semenrara, Kepala Rutan Klungkung, Farid Wajdi menyampaikan bahwa pelatihan pemadaman kebakaran ini sangat penting, karena kejadian kebakaran dapat terjadi kapan saja dan dimana saja tanpa mengenal waktu.
Yang mana dapur menjadi salah satu tempat yang paling riskan terjadinya kebakaran, maka dari itu Tamping dapur dan pegawai yang bertugas di dapur wajib mengetahui dan paham bagaimana cara penanganan kebakaran.
“Untuk itu Tamping dapur menjadi prioritas pelatihan, sebab tugas dan tanggung jawabnya sangat riskan dan tingginya potensi terjadi kebakaran di dapur”, ujarnya.
Baca Juga : Lapas Pangkalan Bun Gelar Simulasi Penanggulangan Kebakaran
Lanjutnya, dalam pelaksanaannya seluruh Tamping dapur dan petugas dapur mendapatkan pelatihan mengenai cara pemadaman api. Terdapat beberapa cara yang dilatih antara lain pemadaman menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), pemadaman api menggunakan handuk basah serta penanganan api pada tabung gas.
“Cara ini menjadi point pelatihan karena alat tersebut sudah tersedia di Rutan Klungkung dan juga paling mudah diterapkan”, tandasnya.






