DPRD Bangli Gelar Sidang Penyampian Jawaban Pemda Atas Pemandangan Umum Fraksi

Bangli,PersIndonesia.Com- Seusai menggelar sidang paripurna Pemandangan Umum (PU) Fraksi-Fraksi atas penyampian Ranperda APBD Tahun Anggaran (TA) 2025 dari Pemerintah Daerah (Pemda) Bangli. DPRD kembali menggelar sidang dengan agenda penyampian jawaban Pemda terhadap PU Fraksi, Senin (15/10/24).

Sidang yang bertempat di Ruang Rapat DPRD Bangli, dipimpin oleh Ketua DPRD Bangli, I Ketut Suastika didampingi Wakil Ketua DPRD Bangli, I Nyoman Budiada dan I Komang Carles dengan dihadiri oleh Pjs Bupati Bangli, I Made Rentin, Anggota DPRD Bangli, serta Pimpinan OPD di Lingkungan Pemda Bangli.

Baca Juga : Tingkatkan PAD, DPRD Bangli Minta Pemda Upayakan Optimalisasi dan Langkah Strategis

Dalam tanggapannya, Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Bangli, I Made Rentin menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi terhadap pemandangan umum fraksi-fraksi. Pemerintah menyadari bahwa akses air bersih dengan tarif terjangkau merupakan salah satu prioritas penting.

Namun, terkait usulan tersebut Pemda Bangli memberikan tanggapan yaitu agar subsidi atau hibah untuk PDAM Bangli dianggarkan dalam APBD 2025 perlu dikaji secara mendalam.

“Kebijakan ini harus disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah agar tidak membebani alokasi anggaran untuk sektor lain yang juga menjadi skala prioritas”, ujarnya.

Terkait pembangunan Infrastruktur Pelayanan Publik yang bernilai Besar, pihaknya menjelaskan bahwa sebagian besar pendanaannya melalui Bantuan Keuangan Khusus (BKK) dari Provinsi dan Kabupaten lainnya. Dan beberapa infrastruktur dengan nilai anggaran besar, seperti Pembangunan Bangli Sport Center (BSC) atau Gelanggang Olah Raga (GOR), sebagian pembangunan rumah sakit, dan beberapa gedung kantor pemerintahan, dibiayai melalui BKK dari Pemerintah Provinsi dan Kabupaten lainnya.

Bantuan tersebut memiliki peruntukan khusus yang telah ditetapkan oleh pemberi bantuan, sehingga tidak dapat dialihkan ke program lain. Pembangunan BSC ini menjadi salah satu aspirasi generasi milenial yang sangat diharapkan segera dapat terwujud. Dengan pendekatan ini, pemerintah berupaya memastikan pembangunan infrastruktur merata dan terarah sesuai dengan kebutuhan masyarakat, baik di wilayah perkotaan maupun pedesaan.

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pembangunan agar seluruh lapisan masyarakat dapat merasakan manfaatnya secara langsung”, terang Rentin.

Sementara untuk upaya memperjuangkan status tenaga PTT dan tenaga kontrak untuk diusulkan menjadi PPPK, pihaknya tengah memahami pentingnya peningkatan status dan kesejahteraan tenaga honorer, serta telah mengambil langkah-langkah nyata dalam hal tersebut. Karena sesungguhnya upaya berkelanjutan dalam Rekrutmen CPNS dan PPPK sejak tahun 2021, Pemda Bangli telah secara bertahap merekrut CPNS dan PPPK untuk memenuhi kebutuhan pegawai di berbagai sektor, terutama pendidikan dan kesehatan.

Berdasarkan dari data, CPNS Tenaga Kesehatan yang diangkat pada tahun 2022 sebanyak 55 orang, PPPK Tenaga Guru Tahun 2022 Tahap (1) 235 orang, Tahap (II) 221 orang, Formasi Tahun 2022 diangkat pada tahun 2023 sebanyak 58 orang PPPK dan Formasi Tahun 2024 CPNS 9 formasi, PPPK 17 formasi dan Total Pengangkatan 2021-2024 CPNS 64 orang dan PPPK 583 orang.

“Dengan langkah-langkah tersebut, Pemerintah telah menunjukkan komitmen untuk memperbaiki status dan memperjuangkan kesejahteraan tenaga honorer secara bertahap dan sesuai dengan formasi yang disediakan oleh Pemerintah pusat”, bebernya.

Kemudian terkait RSUD Bangli yang menyandang predikat Rumah Sakit type B Pendidikan Utama. RSUD Bangli sebelum dilakukannya penataan dan pembangunan seperti saat ini sangat tidak memenuhi standar sesuai yang dipersyaratkan oleh Permenkes RI. Dan semenjak 3 tahun terakhir, Pemerintah telah melakukan pembenahan menyeluruh terhadap RSUD Bangli.

Baca Juga : Koster-Giri akan Bangun Sports Center Bali di Bangli

Rumah sakit yang menjadi pusat rujukan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan terbaik bagi seluruh masyarakat Bangli, saat ini dalam kurun waktu kurang dari 3 setengah tahun sudah bertransformasi menjadi lebih baik. RSUD Bangli telah nyata dengan tempo yang cepat, terukur dan terencana telah dilakukan pembenahan dan penataan sesuai standar RSU tipe B, Pendidikan Utama yakni dari aspek sarana dengan fasilitas gedung sudah modern dan ruang rawat inap pasien yang sudah ditata sesuai standar Kemenkes. Bahkan dapat dikatakan gedung RSUD Bangli termasuk salah satu yang terbaik saat ini di Provinsi Bali.

“Berdasarkan hal tersebut sangatlah tidak tepat jika ada pemikiran untuk menurunkan predikat RSUD Bangli dari type B Pendidikan Utama dengan akreditasi Paripurna ke RSUD type C, hal ini akan menghambat rencana Pemerintah Daerah menjadikan RSUD Bangli menjadi Rumah Sakit unggulan”, tandasnya. (DB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *