63 Sulinggih di Kabupaten Bangli Bakal Terima Punia Tiap Bulan Dari Pemerintah Daerah

Persindonesia.com, Bangli – Sebagai bentuk bakti terhadap Sang Ulaka (Sulinggih), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangli mengalokasikan dana punia dengan jumlah masing-masing sebesar Rp 550.000 perbulan. Dan berdasarkan data dari Kesra Bangli tercatat saat ini ada sebanyak 63 Sulinggih.

“Sebelumnya ada 66 Sulinggih, tetapi karena ada 3 yang meninggal sehingga jumlah Sulinggih saat ini ada sebanyak 63”, terang Plt. Kabag Kesra Pemkab Bangli, I Made Yuana Kertadi Natih Jumat (5/12).

Baca Juga : Bantuan Ngaben 2025 Terserap Setengah, Pemkab Bangli Kembali Anggarkan Rp 3 Milyar

Lanjut disampaikannya, dana punia yang diberikan adalah sebagai wujud perhatian Pemkab Bangli kepada sulinggih yang ada di Bangli. Yang mana Sulinggih setiap hari nyurya sewana (berdoa) untuk mendoakan kerahayuan jagat, tentunya untuk kita semua.

Sebagai wujud bakti itulah Pemkab memberikan dana punia untuk membantu biaya banten surya sewana. “Bantuan diberikan kepada sulinggih yang tercatat di PHDI Bangli. Punia ini diberikan setiap bulan, namun pencairannya dilakukan setiap triwulan”, terang Yuana.

Kata Yuana, perhatian Pemkab Bangli kepada sulinggih berupa bantuan punia ini sejatinya sudah berlangsung lama. Sulinggih yang diberikan bantuan oleh Pemkab Bangli adalah sulinggih yang sudah mapulang lingga dan ngaloka-palasraya lewat memimpin pelaksanaan upacara keagamaan.

“Jika belum mampu, tentu belum masuk daftar penerima dana punia,” sebutnya.

Baca Juga : Untuk Membantu Sesama, Sulinggih dan Pemangku Ikut Mendonorkan Darahnya

Mapulang lingga adalah sebuah upacara dalam agama Hindu, khususnya di Bali, yang dilakukan untuk menyelesaikan pemakaman seorang sulinggih (pendeta). Upacara ini menandakan pembebasan sulinggih dari belenggu duniawi dan kesatuannya dengan Brahma.

Tujuan utamanya, menyelesaikan upacara kematian bagi seorang sulinggih, yang melambangkan akhir dari siklus kehidupan material dan penyatuan jiwa sulinggih dengan Tuhan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *