Sungai Gelar Jembrana: Pesona Wisata Alam yang Tak Pernah Surut, Kini Dilengkapi Arung Jeram

Persindonesia.com Denpasar – Wisata Sungai Gelar di Dusun Gelar, Desa Batuagung, Kecamatan Jembrana, terus menunjukkan eksistensinya sebagai destinasi favorit yang tak lekang oleh waktu. Sejak dahulu, kawasan ini telah menjadi tujuan rekreasi masyarakat lokal hingga wisatawan dari luar Bali yang ingin menikmati keindahan alam dan kesegaran air sungai.

Berlokasi sekitar 8 kilometer ke arah utara dari pusat Desa Batuagung atau sekitar 15 menit perjalanan, Sungai Gelar menawarkan panorama alam yang masih asri. Dikelilingi kawasan hutan dengan udara yang sejuk, destinasi ini menjadi pilihan tepat bagi wisatawan yang ingin melepas penat dari hiruk pikuk perkotaan.

Keunggulan utama Sungai Gelar terletak pada aliran airnya yang jernih dan relatif tenang. Menariknya, debit air di sungai ini dikenal stabil dan tidak pernah surut, bahkan saat musim kemarau. Kondisi tersebut menjadikan Sungai Gelar sebagai lokasi ideal untuk wisata tirta, seperti berenang maupun sekadar bersantai menikmati suasana alami.

Pemkot Pangkalpinang dan Forkopimda Sambut Kajari Baru, Perkuat Sinergi Pembangunan

Pepohonan hijau yang rimbun, lanskap alami yang tertata, serta suasana yang masih alami semakin memperkuat daya tarik kawasan ini. Salah satu ikon yang kini mencuri perhatian pengunjung adalah jembatan gantung berwarna merah yang membentang di atas sungai. Jembatan tersebut tidak hanya berfungsi sebagai akses, tetapi juga menjadi spot favorit untuk berfoto.

Dalam upaya meningkatkan daya tarik wisata, pemerintah desa bersama kelompok sadar wisata (Pokdarwis) setempat terus melakukan pengembangan. Terbaru, Sungai Gelar kini dilengkapi wahana arung jeram (rafting) yang menjadi yang pertama di Kabupaten Jembrana. Fasilitas ini diresmikan langsung oleh Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan sekaligus ikut mencoba tantangan tersebut.

Kehadiran wahana rafting tersebut terbukti mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan. Selain memperkaya pilihan aktivitas, inovasi ini juga berdampak positif terhadap peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Jembrana.

Pantai Karang Impian, Surga Sunset Tersembunyi di Ujung Barat Bali

Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Bali, Ida Ayu Indah Yustikarini mengatakan, wisata Sungai Gelar menyuguhkan panorama alam yang eksotik. Lengkap dengan bebatuan yang dialiri air nan jernih. “Masih banyak surga tersembunyi di Bali Barat yang patut untuk anda kunjungi,” singkatnya.

Sementara itu, Ketua Pokdarwis Banjar Palunganbatu, Desa Batuagung, I Wayan Wisada, mengatakan, kunjungan wisatawan ke Sungai Gelar tidak pernah sepi sejak dulu. “Hampir setiap hari ada pengunjung yang datang, baik untuk menikmati panorama maupun mandi di sungai. Lonjakan pengunjung biasanya terjadi saat hari raya, baik hari besar keagamaan maupun hari libur nasional,” ujarnya.

Menurutnya, daya tarik utama yang ditawarkan masih bertumpu pada keindahan alam dan udara yang segar. Namun, pihak pengelola juga telah menyiapkan berbagai layanan tambahan, termasuk pemanduan wisata bagi wisatawan mancanegara yang ingin menjelajahi kawasan hutan di sekitar sungai.

Makepung Tradisi Unik di Bali Barat

Selain itu, fasilitas pendukung terus ditingkatkan. Area parkir yang luas telah disiapkan untuk menampung kendaraan pengunjung. Tak hanya itu, pelaku UMKM lokal juga diberdayakan dengan membuka lapak dagangan di sekitar lokasi wisata, sehingga turut menggerakkan ekonomi masyarakat setempat.

Dengan berbagai potensi dan pengembangan yang dilakukan, Sungai Gelar kini tidak hanya menjadi destinasi wisata alam biasa, tetapi juga berkembang sebagai pusat aktivitas wisata berbasis alam yang menjanjikan di Kabupaten Jembrana. (*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *