Diduga Akibat Depresi, Lelaki Asal Pikat Nekat Gantung Diri di Pohon Jeruk

PERSINDONESIA.COM – Warga Banjar Intaran Buug, Desa Pikat, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung sontak dibuat geger. Pasalnya seorang warga bernama I Ketut Wanitia (67) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung pada pohon jeruk Bali (jerungka) di kebun dekat kandang sapi di wilayah subak Telaga, Desa Pikat, Sabtu (13/6/2026) sekitar pukul 15.30 Wita.

Informasi yang terhimpun, kronologis penemuan korban berawal saat saksi I Wayan Wertem warga setempat sekitar pukul 14.30 Wita hendak ke sawah sekaligus menegok sapi di kandang. Sesampi dilokasi (TKP) saksi Wayan Wartem kaget karena melihat korban Ketut Wanitia dalam keadaan tergantung di pohon jeruk miliknya.

Baca Juga : Geger, Warga Bangli Ditemukan Mengapung Tak Bernyawa di Kolam Lele

Melihat apa yang disaksikannya, saksi selanjutnya menyampaikan kepada saksi I Wayan Sukranadi yang merupakan perangkat desa setempat dan untuk kemudian menginformasikannya ke Sekdes Desa Pikat. Dan guna penanganan lebih lanjut peristiwa yang terjadi dilaporkan ke pihak Kepolisian.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Klungkung, IPTU I Dewa Nyoman Alit Purnawibawa mengkonfirmasi setelah laporan diterima personil Polsek Dawan segera berkoordinasi dengan Tim Identifikasi Polres Klungkung untuk kemudian bersama-sama menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP). Setiba di TKP sekitar pukul 15.50 Wita petugas segera melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi-saksi serta menghubungi Tim Medis UPTD Dawan II untuk melakukan pemeriksaan kondisi korban.

Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan Tim Medis tidak ditemukan luka/bekas kekerasan semuanya menunjukan indikasi bunuh diri. Petugas juga menemukan 1 buah Hp, uang tunai sebesar Rp 120 ribu dan surat tunggakan kredit LPD senilai Rp 68 juta pada saku korban.

“Kuat dugaan korban mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri akibat depresi. Dugaan ini diperkuat dengan keterangan dari anak korban”, ujar IPTU Dewa Alit Purnawibawa.

Baca Juga : Call Center 110 Redam Kegaduhan di Tangkas Klungkung, Polisi Amankan Lelaki Mabuk

Kata Kasi Humas setelah berhasil dievakuasi selanjutnya jenazah korban disemayakan dirumah duka. Sementara atas peristiwa tersebut, pihak keluarga menolak dilakukan autopsi dan menerima serta mengikhlaskan kepergian korban sebagai musibah dengan disertai surat pernyataan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *