PERSINDONESIA.COM – Sempat menghilang selama 3 hari, I Ketut Tambun (63) asal Dusun Sangging, Desa Akah, Kecamatan/Kabupaten Klungkung akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di Sebelah Timur Kuburan Tinon, Desa Adat Manduang, Klungkung, Sabtu (22/8/2026) pukul 11.00 WITA. Peristiwa tersebut sontak membuat warga geger.
Kasi Humas Polres Klungkung, IPTU I Dewa Nyoman Alit Purnawibawa saat dikonfirmasi membenarkan adanya penemuan jasad di Desa Manduang tersebut. “Ya benar. Korban telah berhasil dievakuasi dan dibawa ke RSUD Kabupaten Klungkung untuk mendapatkan penanganan serta pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.
Baca Juga : Dermaga II Gilimanuk Ditutup, Kapasitas Akan Dinaikkan untuk Layani Truk Besar
Lanjut disampaikan, sebelum ditemukan meninggal korban yang kesehariannya sebagai petani tersebut pada hari Kamis (19/8/2026) sekitar pukul 14.00 WITA diketahui saksi bernama I Wayan Suartika (anak kandung koban) pergi ke sawah. Karena hingga malam hari korban belum ke rumah Wayan Suartika berusaha mencari ke sawah namun tidak menemukannya. Dan malam itu anaknya mengira korban menginap di rumah sepupunya.
Kemudian ke esokan harinya, Jumat (21/8/2026) korban belum juga kembali sekitar pukul 18.00 WITA saksi Suartika bersama keluarga kembali melakukan pencarian di sekitar rumah dan tempat yang diduga sering didatangi korban hingga larut malam namun hasilnya nihil.
Selanjutnya pada Sabtu (22/8/2026) pukul 07.00 WITA saksi bersama keluarga kembali melakukan pencarian korban di sekitar tegalan rumah. “Dan tidak berselang lama dari pencarian yang dilakukan saksi Suartika mendapatkan informasi dari isterinya bahwa korban telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di jalan setapak yang berada di sebelah Timur Kuburan Tinon, Desa Adat Manduang,” terang Kasi Humas Polres Klungkung.
Mendapat informasi tersebut, saksi Suartika kemudian menuju ke lokasi. Sesampai di lokasi, saksi Suartika melihat ayahnya telah meninggal dunia dalam posisi tengkurap. Melihat kejadian tersebut, saksi kemudian menghubungi pihak keluarga serta melaporkan penemuan tersebut kepada Polsek Klungkung guna mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Pada pukul 11.30 Wita, personel Polsek Klungkung bersama personel Polres Klungkung mendatangi TKP untuk melakukan penanganan lebih lanjut. Mengingat korban perlu segera dievakuasi, personel Polsek Klungkung kemudian berkoordinasi dan menghubungi BPBD Kabupaten Klungkung untuk membantu proses evakuasi.
Baca Juga : Geger! IRT Asal Susut Ditemukan Tewas Tergantung di Kandang Ayam Petelor Warga
“Pukul 12.22 Wita ambulans BPBD Kabupaten Klungkung tiba di lokasi dan melakukan evakuasi jenazah korban untuk selanjutnya dibawa ke RSUD Klungkung untuk mendapatkan penanganan serta pemeriksaan lebih lanjut,” beber IPTU I Dewa Nyoman Alit Purnawibawa.
Ia menyampaikan terkait kematian korban masih dalam penyelidikan dan koordinasi dari pihak RSUD Klungkung. Sementara berdasarkan keterangan keluarga, korban selama ini tidak memiliki riwayat penyakit dan tidak pernah mengeluhkan sakit. “Terkait penyebab meninggalnya korban, belum dapat dipastikan dan masih menunggu hasil pemeriksaan dari pihak RSUD Klungkung,” pungkasnya.(*)






