Porprov Bali 2027, KONI Bangli Rancang Anggaran 8,5 Miliar dan Genjot Latihan Fisik

PERSINDONESIA.COM – Dalam rangka menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali 2027 yang akan berlangsung di Kabupaten Buleleng, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bangli mulai merancang persiapan baik dari segi latihan maupun pengajuan anggaran, sehingga nantinya bisa berjalan sesuai harapan.

Berkaca dari laga Porprov Bali tahun 2025 lalu, Kabupaten Bangli mengirimkan sebanyak 210 orang atlet dengan raihan 18 medali emas dari yang menjadi target 20 medali emas tentunya menjadi tantangan untuk laga di ajang Porprov 2027 mendatang dengan meningkatkan kualitas atlet-atlet khususnya di Cabor unggulan.

Baca Juga : Raih 10 Medali, Pencak Silat Bangli Masuk 4 Besar di Ajang Bakti Negara Cup I 2026

Seketaris Umum (Sekum) KONI Bangli, Achmad Agus Tahar mengatakan untuk persiapan menghadapi Porprov 2027, tahap awal dilakukan penguatan fisik melalui latihan secara umum untuk semua Cabang Olahraga (Cabor) yang ada, sebelum nantinya secara sepesifik masuk ke program khusus masing-masing Cabor. Selain itu, sebagai evaluasi bagi Cabor-Cabor diikutkan dalam laga semisal Kejuaran Daerah (Kejurda), Bakti Negara Cup I 2026, dan kompetisi lainnya.

“Latihan fisik serta keterlibatan atlet-atlet di masing-masing Cabor dalam kompetisi dilakukan sebagai upaya menguatkan fisik dan menguji kesiapan mereka sebelum menghadapi Porprov 2027, terangnya, Rabu (9/9).

Menurutnya, berkaca dari Porprov tahun 2025 lalu, dari sebanyak 210 atlet yang dikirim untuk berkompetisi Bangli berhasil meraih 18 medali emas dari yang ditarget sebanyak 20. Oleh karena itu, untuk menghadapi Porprov mendatang raihan tersebut bisa tetap terjaga ataupun bisa meningkat.

Untuk Cabor yang menjadi unggulan seperti, pencak silat, judo, karate dan ditambah Cabor Petang kita harap bisa menjadi penyumbang medali emas terbanyak. “Kita perlu tekanan kali ini penilian bukan dari kuantitas (jumlah) melainkan kualitas sebagai tolak ukur,” sebut Tahar.

Sementara terkait anggaran lanjut Tahar, untuk Porprov 2027 yang akan berlangsung di Kabupaten Buleleng, pihaknya telah merancang dan mengajukan anggaran sekitar 8,5 Miliar ke Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bangli sekitar 8,5 miliar. Diakuinya, lonjakan anggaran dibandingkan alokasi tahun 2025 yang berada di kisaran Rp3,2 miliar dengan pertimbangan lokasi gelaran Porprov tersebut.

Baca Juga : Kabupaten Bangli Gelar Pelepasan Kirab Api Obor Porprov Bali XVI Tahun 2025 

Dimana salah satu prioritas anggaran terkait logistik dan akomodasi. Keberadaan Kabupaten Buleleng saat ini untuk penginapan kebanyakan di villa, sementara hotel minim. “Saat ini kita masih menunggu keputusan pengajuan anggaran tersebut. Kalau bisa dapat anggaran lebih awal, kita bisa booking lebih awal dan harga murah. Kalau belakangan pasti lebih mahal, karena keduluan Kabupaten lain,” ungkap Tahar.

Tahar juga menegaskan untuk bonus atlet dicairkan pada tahun berjalan, guna menghindari terjadinya hutang bonus. “Untuk pencairan bonus kita tetap mengikuti keuangan (fiskal) daerah,” tandasmya. (*)