Persindonesia.com Jembrana Mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan pasca bom bunuh diri dan penembakan di Mabes Polri, Tim Gabungan Yustisi Kabupaten Jembrana bersinergi dengan Satpol PP Provinsi Bali mengadakan sidak penduduk pendatang (Duktang) langsung di Pelabuhan Gilimanuk.
Sekira pukul 20.00 Wita kegiatan diawali dengan operasi di terminal Gilimanuk bertempat pengecekan identitas diri dan surat prokes bagi, dalam kegiatan tersebut dilaksanakan juga operasi yustisi masker bagi warga yang masuk dsri Pelabuhan Ketapang. Jumat (01/04)

LDKS SMPN 01 Bondowoso Gelar Pelatihan Organisasi Jurnalistik Hingga Geopark Goes To School
Pantauan awak media dilapangan, dalam operasi tersebut terdapat sebanyak 14 pelanggaran mulai dsri tidak memakai masker dan memakai masker tapi tidak benar, dan juga beberapa warga luar Bali yang masuk ke Bali tidak dilengkapi dengan surat rapid antigen sehingga petugas langsung menyuruh rapid antigen ditempat yang sudah disediakan.
Sementara itu Sekretaris Satpol PP Provinsi Bali I Gusti Agung Ngurah Partama yang mewakili Kasat Pol PP Provinsi Bali mengatakan, pasca bom bunuh diri di Makasar serta penembakan di Mabes Polri oleh terduga teroris, hari ini kami melaksanakan operasi gabungan bersinergi dengan tim gabungan yustisi Kabupaten Jembrana.
Praktisi Hukum Sebut PT BLP Agung Intiland Terancam Bisa Dicabut Izin Lokasi nya.
“Kegiatan ini bertujuan untuk mempertegas kembali pemeriksaan identitas bagi pelaku perjalanan yang akan memasuki Bali agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan kedepannya, perlu kita evaluasi dan monitoring guna menjaga ketentraman dan ketertiban masyarakat kita di Bali,” ujarnya didampingi oleh Kasatpol PP Kabupaten Jembrana I Made Leo Agus Jaya
Lebih jelasnya Agung Ngurah mengatakan, terutama penduduk pendatang, kita berharap kedatangan mereka ke wilayah Bali mebawa kontribusi kepada daerah bukan menjadi warga yang membebani daerah Bali, kita tahu Bali merupakan daerah tujuan nasional maupun international itu membutuhkan kenyamanan wilayah, ketika sudah merasa nyaman tentunya mereka akan berkunjung ke Bali.
PPKM Mikro Berbasis Desa Adat Turunkan Kasus Covid-19 di Bali
“Disinilah peran kami Satuan Polisi Pamong Praja daerah Bali, jika ada pelaku perjalanan yang datang ke Bali tanpa bisa menunjukan identitas yang jelas, kita akan kembalikan lagi. Kita ingin membuat Bali ini menjadi wilayah yang aman dan nyaman dikunjungi,” tutup Agung Ngurah. (Sub)






