Persindonesia.com Jembrana – Di H-1 menjelang Hari Raya Idul Fitri situasi Pelabuhan Gilimanuk pasca lerangan mudik Hari Raya Idul Fitri sangat masih sangat sepi kendaraan yang masuk ke Pelabuhan bisa di hitung dengan jari yang didominasi oleh kendaraan logistik.
Pantauan awak media dilapangan pukul 21.00 Wita situasi di Pelabuhan Gilimanuk sangat sepi hanya didominasi kendaraan logistik yang datang dari arah Denpasar. Rabu (12/05) malam.
Malam Takbiran di Masjid Baitul Qoidim Dilaksanakan Prokes Secara Ketat

Terlihat di Pos 2 Pelabuhan Gilimanuk terjadi antrean kendaraan logistik yang menunggu kapal dari Pelabuhan Ketapang, akibat penurunan penumpang secara signifikan kapal yang beroprasi terlihat hanya 1 unit.
“Ya benar mas malam ini kapal yang nyandar hanya satu, kemungkinan penumpang yang dari Pelabuhan Ketapang sepi, jadinya, terjadi antrean di Pos 2 untuk menunggu kapal selanjutnya,” ujar petugas kontrak bagian penjadwalan kedatangan kapal yang tidak mau disebutkan namanya.
Sebanyak 28 WBP Rutan Negara Mendapat Remisi di Hari Idul Fitri
Sementara pengecekan di Pos 1 sekira pukul 20.00 Wita sebanyak 3 unit sepeda motor dan 1 unit kendaraan roda empat dibalikan petugas.
Untuk di Pos Penyekatan Cekik Kelurahan Gilimanuk terlihat sangat sepi, kendaraan yang akan masuk ke Pelabuhan Gilimanuk masih didominasi kendaraan domistik.
Disposal Dua Bom di PT PLN UP2D Kaltimra, Gegana Kaltim Simulasi Tanggap Darurat Ancaman Bom
Sekitar pukul 23.00 Wita terlihat arus masyarakat yang mau menyebrang sudah mulai terlihat sebanyak 36 kendaraan dan sepeda motor sampai pada pukul 00.00 Wita berhasil dibalikan petugas dikarenakan tidak dilengkapi surat-surat ijin dari desa dan perusahaan,
Jadi total kendaraan roda empat dan kendaraan roda dua yang berhasil di balikan petugas sebanyak 40 Unit sampai pukul 00.00 Wita. pemudik tersebut dihimbau oleh petugas supaya melengkapi surat-surat terlebih dahulu.
Operasi Satpol PP Tangsel Bulan Ramadhan Dapati Cewe Open BO Dan Pasangan Tidak Resmi
Pasca pemalsuan surat kesehatan dan surat ijin dari desa yang pelakunya sudah di proses oleh Polres Jembrana, pengecekan di Pos Penyekatan Terminal Negara, Pos Penyekatan Cekik dan di Pos 1 Pelabuhan Gilimanuk mengalami peningkatan pengecekan secara ketat.
Seperti halnya yang diinformasikan oleh Kapolres Jembrana AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa SIK tempo lalu, pasca tertangkapnya pelaku suket palsu di Pos Penyekapan Cekik, dirinya langsung memerintahkan jajaran baik itu di Pos Penyekatan Pekutatan sampai dengan Gilimanuk untuk lebih selektif lagi dan teliti lagi dalam pengecekan surat-surat pemudik.
Presiden Jokowi dan Ibu Negara Sampaikan Ucapan Hari Raya Idulfitri 1442 H
Sesuai surat edaran, lanjut Gede Adi, sebagai contoh apabila ada masyarakat yang mengalami kemalangan agar membawa surat keterangan kematian dan dilengkapi juga dengan surat rapid antigen negatif
Lebih jelasnya Gede Sdi menjelaskan, dikarenakan ada beberapa masyarakat yang menggunakan surat keterangan palsu dan sudah kita tetapkan di Pos Cekik dan sekarang sudah kita proses, tutup Gede Adi. Red






