Adu Jangkrik di Bayung Gede, Remaja Asal Belancan Tewas Usai Bentur Beton Pembatas Jalan

PERSINDONESIA.COM – Kecelalaan Lalulintas (Lakalantas) yang melibatkan dua sepeda motor Kawasaki KLX di Jalan Bayung Gede, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli merengut nyawa Gede Radika Darma Putra (20) asal Desa Belancan Kintamani setelah terjatuh dan membentur beton pembatas jalan, pada hari Senin (24/8/2026) sekitar pukul 18.43 WITA.

Informasi yang terhimpun, kejadian berawal dari Sepeda Motor Kawasaki KLX warna Hijau DK 4525 PS yang dikendarai oleh I Made Sukadana (48) asal Banjar Wanaprasta Kintamani bergerak dari Barat menuju ke Timur. Kemudian setiba di Jalan Bayung Gede (TKP) mendahului kendaraan di depannya dari sebelah kanan hingga melewati as tengah jalan dan berjalan di jalur berlawanan.

Baca Juga : Berawal Adu Jangkrik, Tabrakan Meluas Hingga Sapu Mobil Parkir di Batur Selatan

Sementara disaat yang bersamaan dari arah Timur melaju sepeda motor Kawasaki KLX warna Hijau DK 2415 GAA yang dikendarai oleh korban Gede Radika Darma Putra. Karena jarak yang terlalu dekat sehingga terjadi benturan sehingga menyebabkan I Made Sukadana oleng ke sisi jalan sebelah selatan dan terjatuh. Akibat kejadian tersebut, I Made Sukadana mengalami luka lecet pada wajah, tangan bagian kanan serta jari kaki kanan dan dirawat di RSUD Bangli.

Sedangkan Gede Radika oleng ke sisi jalan sebelah selatan dan membentur beton pembatas jalan. Akibat kejadian tersebut, Gede Radika Darma Putra mengalami luka parah hingga tidak sadarkan diri dan dinyatakan meninggal dunia setelah sempat dibawa ke RSUD Bangli.

Baca Juga : Tabrakan Maut Calya vs Bus Hino di Gilimanuk, Dua Guru Asal Banyuwangi Meninggal Dunia

Kanit Lantas Polsek Kintamani IPTU I Nengah Bagiadnyana saat dikonfirmasi, Selasa (24/8/2026) membenarkan adanya kejadian laka lantas tersebut. “Olah TKP dan mencatat keterangan saksi-saksi telah kami lakukan untuk proses lebih lanjut. Koordinasi dengan pihak RSUD Bangli juga dilakukan,” ujarnya. (*)