Arus Aktivitas Padat, Tanda Larang Parkir di Bangli Terkesan Mubasir

PERSINDONESIA.COM – Di tengah padatnya aktivitas masyarakat penguna jalan di Kabupaten Bangli, persoalan parkir kendaraan bermotor kerap kali membawa dampak terhambatnya arus mobilitas aktivitas terutama di jalur-jalur jalan protokol (utama). Mirisnya persoalan yang ada tentunya memicu kekesalan masyarakat khususnya para pengguna jalan karena aktivitasnya terhambat.

Berdasarkan pantuan dilapangan, kesembrawutan arus lalu lintas akibat adanya kendaraan bermotor yang parkir terjadi di kawasan jalan Erlanga, Kelurahan Cempaga, Bangli kemudian yang menonjol di kawasan Jalan Brigjen Ngurah Rai Bangli. Di lokasi ini padahal telah terpasang larangan tidak boleh parkir serta masih banyak lagi di lokasi lainnya

Baca Juga : Terkesan Kumuh, Alun Alun Bangli Jadi Tempat Penitipan Permainan Anak

Menurut salah satu pengguna jalan, arus lalu lintas di Jalan Brigjen Ngurah Rai ini sangat padat, selain banyak aktivitas perkantoran juga terdapat aktivitas sekolah bahkan RSUD Bangli ada dilokasi ini. Sementara banyak kendaraan parkir di sisi kiri dan kanan jalan, sehingga menganggu kenyamanan aktivitas, apalagi aktivitas yang sifatnya mendesak (urgent).

“Kami berharap pemerintah bisa memberi penanganan terkait hal ini. Untuk di jalan Brigjen Ngurah Rai padahal sudah terpasang larangan parkir, tapi masih saja dilabrak. Tanda larangan yang dipasang kan jadi mubasir,” ujar Made Yudhistira.

Sementara terkait hal tersebut, Plt. Kadis Perhubungan Bangli, I Dewa Agung Putu Purnama saat dikonfirmasi tak menampik persoalan tersebut. Sebagai tindaklanjut, pihaknya akan segera melakukan koordinasi dengan petugas yang membidangi untuk melakukan pengecekan. Dan sebagai bentuk penertiban dalam waktu dekat, pihaknya akan melakukan upaya persuasif berupa himbauan.

“Upaya persuasif akan kami lakukan terlebih dahulu, demi ketertiban dan kenyamanan berlalu lintas. Apalagi dilokasi telah ada larangan parkir, sehingga nantinya tidak ada kesan pembiaran oleh petugas,” ujarnya, kepada awak wartawan, Kamis (5/8/2026).

Baca Juga : Dishub Bangli dan PLN Rencanakan Penambahan PJU di Desa Penglipuran

Kata Dewa Agung Purnama, dalam rangka memberikan rasa nyaman dan aman bagi masyarakat pengguna jalan, pihak Pemerintah Daerah terus berbenah, baik itu melalui pengadaan Lampu Penerangan Jalan (LPJ), melakukan pemeliharaan rambu-rambu lalu lintas dan kebutuhan lalu lintas lainnya.

“Kami dari Pemerintah Daerah, pastinya akan menindaklanjuti setiap informasi yang ada. Dan setiap langkah yang diambil akan dikoordinasikan, sehingga apa yang dikeluhkan masyarakat cepat tertangani,” pungkasnya. (*)