Arus Balik Membludak di Gilimanuk, Bali Kembali Dibanjiri Kendaraan dalam Dua Hari

Persindonesia.com Jembrana – Kedatangan arus balik Lebaran 2026 di pintu masuk Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, mengalami lonjakan signifikan. Sebanyak 83.827 orang tercatat telah memasuki Bali selama periode H+1 hingga H+2 Lebaran 2026.

Selain penumpang, jumlah kendaraan yang masuk ke Bali juga meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Data dari PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Ketapang-Gilimanuk mencatat, puluhan ribu penumpang tersebut menyeberang dari Pelabuhan Ketapang, Jawa Timur. Tercatat pula sebanyak 14.951 unit sepeda motor dan 8.684 unit mobil pribadi telah tiba di Bali.

Manajer Usaha PT ASDP Gilimanuk, Didi Juliansyah mengatakan, pada puncak arus balik periode pertama, yakni Selasa (24/3/2026) atau H+2, terjadi lonjakan penumpang sebesar 10,7 persen dibandingkan tahun lalu.

Koster-Giri Catat Kinerja Gemilang, Bali Sabet Penghargaan dari Dalam hingga Luar Negeri

“Total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Bali pada H+2 mencapai 45.615 orang, naik dari realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 41.189 orang,” ujarnya, Rabu (25/3/2026).

Ia mengaku, pada periode H+2 tersebut, tercatat sebanyak 192 trip kapal dioperasikan untuk melayani penyeberangan. Adapun jumlah kendaraan yang melintas pada hari itu mencapai 8.417 unit sepeda motor dan 4.876 unit mobil pribadi.

Pihaknya memprediksi gelombang arus balik menuju Bali akan terjadi dalam beberapa tahap. Setelah lonjakan pada 24 Maret, puncak arus balik berikutnya diperkirakan jatuh pada akhir pekan.

Krisis Alat Berat, TPA Peh Overload Saat Diserbu Sampah Pemudik

“Sesuai prediksi Wakil Direktur Utama ASDP, puncak arus balik akan terjadi pada 24, 28, dan 29 Maret 2026. Secara umum, kepadatan akan mulai terasa sejak 27 hingga 29 Maret,” jelas Didi.

Untuk mengantisipasi antrean panjang, pihaknya telah menyiapkan sejumlah strategi, salah satunya penerapan pola Tiba Bongkar Berangkat (TBB) guna mempercepat durasi bongkar muat kapal di dermaga.

“55 kapal disiagakan untuk melayani lintasan Ketapang–Gilimanuk. Dalam kondisi normal, jumlah kapal yang beroperasi harian berkisar antara 28 hingga 32 armada, menyesuaikan kategori kepadatan mulai dari normal, padat, hingga sangat padat,” terangnya.

Seorang Warga Terseret Kereta Barang di Surabaya, Alami Patah Kaki

ASDP juga mengimbau pengguna jasa agar tidak membeli tiket secara mendadak di pelabuhan. Calon penumpang diminta memanfaatkan aplikasi Ferizy atau situs resmi trip.ferizy.com yang dapat diakses hingga 60 hari sebelum keberangkatan.

“Kerja sama pengguna jasa dalam memesan tiket jauh hari sangat membantu kami mencegah terjadinya penumpukan di area pelabuhan,” tandasnya. Ts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *