Persindonesia.com Jembrana – Kecelakaan tragis melibatkan sepeda motor Kawasaki Ninja menelan korban jiwa. Seorang ayah, Gusti Komang Suardika (37), dan anaknya yang berusia 14 tahun, tewas di lokasi kejadian setelah diduga ngebut dan kehilangan kendali saat berkendara.
Insiden ini terjadi pada Jumat (25/7) sekitar pukul 22.00 wita di Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk KM 71-72, tepatnya di sebelah selatan Masjid Nurul Huda, Desa Pulukan, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana.
Saat dikonfirmasi, Kasat Lantas Polres Jembrana, Iptu Aldri Setiawan mengatakan, pihaknya mendapatkan informasi dari Polsek Pekutatan. Kecelakaan bermula ketika sepeda motor Kawasaki Ninja tanpa plat nomor yang dikendarai korban melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Denpasar menuju Gilimanuk.
Serap Aspirasi, Luh Djelantik Pertegas Penuntasan Perbaikan Terowongan Jebol di Desa Tohpati
“Salah satu warga yang berada di rumahnya mendengar suara knalpot bising dari sepeda motor tersebut,” ujarnya, Sabtu (26/7)
Saat tiba di lokasi kejadian, lanjut Aldri, yang merupakan tikungan dengan kondisi jalan basah akibat hujan gerimis, korban diduga tak bisa mengendalikan laju kendaraannya. “Sepeda motor tersebut kemudian oleng dan terjun ke gorong-gorong, lalu menabrak pos kamling,” terangnya.
Akibat benturan keras, imbuh Aldri, sepeda motor dan kedua korban terpental hingga menabrak pondasi rumah warga. “Sepeda motor Kawasaki Ninja tersebut mengalami kerusakan parah pada bagian bodi depan dan belakang,” ucapnya.
Salurkan 282, 36 Ton Bantuan Pangan Beras CPP, Bupati Kembang: Akhir Juli Harus Selesai!
Ia menambahkan. ayah dan anak tersebut mengalami luka berat di bagian kepala. Keduanya dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
“Korban Gusti Komang Suardika mengalami luka robek di bagian kepala, sementara anaknya mengalami luka parah di bagian kepala,” imbuhnya
Lebih jelasnya, Aldri mengatakan, setelah dievakuasi, jenazah kedua korban langsung dibawa ke Puskesmas Pekutatan. “Pihak keluarga juga sudah berada di Puskesmas untuk mengurus jenazah,” pungkasnya. TS






