Bangli Raih Penghargaan Kota Layak Anak Katagori Madya Dari Pemerintah Pusat

PersIndonesia.Com,Bangli- Pasca tiga kali berturut-turut meraih penghargaan sebagai kota layak anak Kategori Pratama dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), tahun ini Kabupaten Bangli kembali meraih penghargaan kategori Madya atau naik satu level dari tahun sebelumnya.

Kepala Dinas Sosial Perlindungan Anak dan Perlindungan Perempuan Kabupaten Bangli, I Wayan Jimat mengatakan penganugrahan Kota Layak Anak (KLA) dari Kementerian PPPA terbagi menjadi empat kategori yakni, Pratama, Madya, Nindya, Utama dan KLA.

Baca Juga : 34 SD di Kecamatan Bangli Ikuti Lomba Gerak Jalan Serangkian Peringatan HUT RI ke-80

Dari hasil penilaian oleh tim pusat, Kabupaten Bangli telah berhasil meraih penghargaan kota layak anak dengan kategori Pratama tiga kali berturut-turut. Semua ini berkat komitmen kuat dari Pimpinan Daerah (Bupati dan Wakil Bupati) serta dukungan dari masyarakat, terkait pemenuhan akan hak- hak anak, maka tahun 2025 ini, Bangli meraih penghargaan kota layak anak kategori Madya.

Raihan ini mencerminkan persyaratan sesuai klaster yang ditentukan pusat hasilnya lebih bagus lagi. Hal ini tidak lepas dari komitmen Pemkab Bangli di bawah pimpinan Bupati Sang Nyoman Sedana Arta dan Wakil Bupati I Wayan Diar untuk memenuhi hak- hak anak “Untuk tahun ini levelnya naik dari Pratama menjadi Madya,” ujarnya , Senin, 11 Agustus 2025.

Pihaknya tidak berpuas diri atas raihan ini, namun berusaha untuk terus berupaya meningkatkan hak-hak anak. Pihaknya memilki optimisme penghargaan kategori Madya bisa dipertahankan bahkan bisa lebih tinggi lagi.

Pasalnya beberapa klaster yang sebelumnya belum terverifikasi oleh pusat kini sudah mendapat sertifikasi pusat. Semisal untuk Puskesmas ramah anak telah mendapat sertifikasi sehingga akan mendapat tambahan poin dalam penilaian kedepannya.

“Saat dilakukan penilaian tahun 2024r, Puskesmas yang kita ajukan untuk mendapat sertifikasi sebagai Puskesmas ramah anak baru tahap usulan dan sertifikasi turun setelah dilakukan penilaian KLA”, terang Pejabat asal Desa Kayubihi Bangli ini.

Baca Juga : Pemkab Bangli Usulkan Gelar Pahlawan Nasional Untuk Kapten Anak Agung Gede Anom Mudita

Selain Puskesmas juga menyasar sekolah untuk mendapatkan sertifikasi sebagai sekolah ramah anak . Untuk sekolah ramah anak diusulkan SMPN 3 Bangli. Dari Dinas Sosial Provinsi telah turun melakukan evaluasi dan telah bersurat ke Kementerian agar menurunkan tim auditornya.

Kemudian arena bermain anak- anak di Alun-Alun Bangli juga akan diusulkan agar mendapat sertifikasi dari pusat “Untuk itu, kami akan berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Bangli sebagai penanggung jawab Alun-Alun Bangli,” ungkapnya. (IGS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *