Anggaran Promosi Pariwisata di Bangli Minim, Plafon Media Sosial Jadi Alternatif

PERSINDONESIA.COM – Upaya menggenjot sektor pariwisata sebagai salah satu pendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bangli, ternyata tidak dibarengi dengan ketersedian anggaran promosi pariwisata yang memadai. Buktinya pada tahun ini anggaran untuk promosi diplot sebesar Rp 130 juta.

Berkaca dari anggaran tersebut, maka berbagai terobosan dilakukan dalam kaitanya mempromosikan destinasi pariwisata di kabupaten Bangli, seperti melalui plafon media sosial (Instagram dan tik tok).

Baca Juga : Sektor Pariwisata dan Pertanian Dongkrak Realisasi PAD Bangli Tahun 2025

Kabid Pemasaran Pariwisata Dinas Pariwisata dan Budaya (Disparbud) Bangli, Ni Wayan Sarmiani mengatakan untuk besaran anggaran promosi pariwisata tahun ini sebsar Rp 130 juta. Diakuinya, memang anggaran tahun ini lebih besar dari tahun sebelumnya sebesar Rp 90 juta.

Namun demikian, dari anggaran Rp 130 juta tersebut, digunakan untuk beberapa item kegiatan, seperti mengikuti pameran pada ajang Bali and Beyond Travel Fair (BBTF) pada tanggal 28-30 Mei di Nusa Dua Bali

“Kegiatan ini nantinya diikuti oleh ratusan buyer dari puluhan negara dan seller yang berasal dari berbagai negara dan 13 provinsi di Indonesia”, terang Sarmiani, Kamis (30/7/2026).

Selain itu, lanjut Sarmini, anggaran juga digunakan untuk promosi ke luar daerah dalam hal ini ke Yogyakarta. Dimana untuk promosi ke Yogyakarta pihaknya menggandeng Desa Wisata Penglipuran. “Dan sesuai sekejul (rencana) kegiatan ini akan dilaksanakan pada bulan Oktober nanti”, imbuhnya.

Baca Juga : Kunjungan Wisatawan ke Penglipuran Capai Ribuan Orang di Hari Raya Galungan-Kuningan

Ia menegaskan melihat ketersedian anggaran yang ada, maka pihaknya melakukan berbagai terobosan dalam kaitanya mempromosikan destinasi pariwisata di kabupaten Bangli, salah satunya melalui plafon media sosial diantaranya, Instagram dan Tik Tok.

Selain itu ajang promosi juga dilakukan lewat ajang Jegeg-Bagus. “Lewat ajang ini pemenang akan bertugas mempromosikan pariwisata dan melestarikan budaya”, tandasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *