Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa dalam Wisuda Angkatan I Lansia Werdha Winangun Urip Desa Dalung Kuta Utara
Dalung Badung Persindo — Upaya Pemerintah Kabupaten Badung dalam memperkuat kesejahteraan masyarakat lanjut usia kembali mendapat perhatian serius. Hal ini tampak dari kehadiran langsung Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa dalam Wisuda Angkatan I Lansia Werdha Winangun Urip Desa Dalung, Kecamatan Kuta Utara, yang diikuti 50 peserta lansia, Senin (10/11/2025).
Acara tersebut juga dirangkaikan dengan Launching Koperasi Merah Putih Desa Dalung, bertempat di Wantilan Widya Mandala Desa Adat Dalung. Turut hadir sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat, di antaranya Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bali Ni Luh Gede Sukardiasih, Plt. Kadis Koperasi, UKM, dan Perdagangan Badung Gusti Ayu Agung Trisma Dewi, Camat Kuta Utara Putu Eka Permana, Perbekel Dalung Gede Putu Arif Wiratya, serta jajaran perangkat desa dan lembaga adat.
Dalam sambutannya, Bupati Adi Arnawa memberikan apresiasi kepada Desa Dalung yang telah menjalankan program Sekolah Lansia, sebuah inovasi yang sejalan dengan misi Pemkab Badung dalam pembangunan sumber daya manusia yang inklusif. Ia menegaskan bahwa keberadaan sekolah lansia memiliki dampak besar bagi kesehatan mental dan sosial warga lanjut usia. “Sekolah lansia memberi ruang bagi orang tua kita untuk tetap aktif dan berinteraksi. Di usia lanjut, aktivitas sosial seperti ini penting agar mereka tetap sehat dan bahagia,” ujar Bupati Adi Arnawa.
Selain itu, Bupati juga menyampaikan dukungannya terhadap peluncuran Koperasi Merah Putih Desa Dalung. Menurutnya, koperasi dapat menjadi penggerak ekonomi desa yang memberdayakan pelaku UMKM dan menjadi wadah kolaborasi antarwarga. “Saya ingin setiap desa di Badung memiliki koperasi dan sekolah lansia. Ini bukan hanya bentuk perhatian, tetapi penghormatan kita kepada para orang tua. Pemerintah Kabupaten akan terus mendukung dengan layanan kesehatan gratis, pemberian makanan tambahan, dan fasilitas kegiatan produktif,” tegasnya.
Bupati juga mendorong terbentuknya Taman Kreatif Desa, yang dapat menjadi pusat aktivitas sosial, seni, dan ekonomi lintas generasi, termasuk bagi para lansia. Ia berharap inisiatif semacam ini bisa menjadi gerakan bersama di seluruh wilayah Badung.
Sementara itu, Perbekel Dalung Gede Putu Arif Wiratya melaporkan bahwa kegiatan wisuda lansia dan launching koperasi desa merupakan bentuk penghormatan terhadap para lansia di Desa Dalung. Program ini dibiayai dari APBDes sebesar Rp180 juta, melibatkan 23 banjar, dan akan dilaksanakan setiap tahun. “Kami ingin memastikan para lansia tetap sehat, sejahtera, dan bahagia. Terima kasih kepada Bupati Adi Arnawa yang selalu memberi dukungan bagi program desa, termasuk melalui program AdiCipta,” ungkapnya.
Momentum wisuda ini menjadi simbol bahwa usia senja bukanlah akhir dari produktivitas, melainkan awal dari kehidupan yang lebih bermakna. Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah dan desa, Badung semakin mantap menjadi kabupaten yang ramah lansia dan berdaya secara ekonomi. @tim*






