Persindonesia.com Jembrana – Duka mendalam bagi keluarga korban KMP Yunicee buatan tahun 1997 yang berkapasitas 300 orang, menampung 40 unit kendaraan dan dioprasikan tahun 2011 tenggelam diduga diakibatkan mesin rusak.
Ny. Putri Koster Beri Pelatihan Etika Berbusana dan Tata Rambut Budaya Bali
Sebanyak 16 orang keluarga korban melaporkan sanak saudaranya hilang pada saat kapal tersebut tenggelam, hingga hari ini korban yang berhasil diselamatkan mulai kemarin malam 39 orang yang terdaftar sebanyak 16 orang, yang tidak terdaftar sebanyak 23 orang.
Sementara korban selamat yang di bawa ke Pelabuhan Ketapang sebanyak 36 orang dan di Pelabuhan Gilimanuk 3 orang, sedangkan orang yang meninggal sebanyak 7 orang diantaranya dari Kabupaten Karangasem 2 orang, Denpasar 2 orang, Loloan 1 orang dan Banyuwangi 2 orang.
Kejutan, Satlantas Polres Badung Berikan Apreasiasi SIM Kepada Warga Lahir Tepat 1 Juli
Saat ditemui awak media Bupati Jembrana I Nengah Tamba menyatakan, turut merasakan duka mendalam. Ia mengaku prihatin dengan kejadian yang hingga kini tercatat sudah tujuh orang penumpang ditemukan meninggal dunia. Menurutnya, musibah datang tidak bisa diduga dan diharapkan. Rabu (30/06)
“Ke depan saya merencanakan penataan ruang Pelabuhan Gilimanuk dan hal tersebut sudah MOU dengan ASDP kita juga akan memperbaiki bentuk pelabuhan ini, dan juga bisa ditambahkan dengan kapal respon cepat (quick respon) dan kami juga akan mengusulkan kepada pemerintah provinsi dan akan mendata kapal yang sudah berumur 20 tahun keatas sudah tidak layak dipakai.
Kabaharkam Mabes Polri bersama Kapolda Bali Pantau Langsung Pencarian Korban KMP Yunicee
Penyeberangan di Pelabuhan Gilimanuk-Ketapang insentisitas tinggi dan berat serta arus lautnya sangat deras, sehingga beberapa kali terjadi kapal tenggelam di Pelabuhan Gilimanuk, “disini kita perlu kapal quik respon kedepannya, pada saat Pelabuhan Gilimanuk berbenah kita akan minta dan mengusulkan kapal yang tua seharusnya diistirahatkan,” terangnya.
Pantauan awak media, hari ini juga RIB SAR Jembrana telah berkoordinasi dengan nelayan setempat di Kecamatan Melaya telah ditemukannya life jacket 3 buah beserta 1 karung runsum yang di temukan oleh pekerja Rumpon Mutiara di Perairan Melaya. (Sub)






