Bupati Tamba Lounching Dokter Kakao, Untuk Atasi Permasalahan Petani Jembrana

Persindonesia.com Jembrana – Bupati Jembrana I Nengah Tamba SH yang di dampingi oleh Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna menghadiri acara launching, Dokter Kakao yang bertempat di Subak Abian Taman Sari Moding, Desa Candikusuma, Kecamatan Melaya, Jembrana.

Bupati Tamba Crosscheck Bangunan Megah Mall Pelayanan Publik

Kegiatan juga dihadiri Kapolres Jembrana AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa, Dansubdenpom IX/3-2 Negara, Kapten Cpm Doni Kristian, SH dan semua SKPD Kabupaten Jembrana. Diketahui produk kakao Kabupaten Jembrana terkenal dengan kwalitas dan produk unggulan No. 1 di Bali.

Saat dikonfirmasi terkait lounching Dokter Kakao tersebut Bupati Tamba mengatakan, Dokter Kacao ini sangat penting, saya bersama bapak wakil cepat-cepat menyelesaikan Perusahan Daerah (Perumda) yang kita buat. Jumat (30/04)

“Perusahaan daerah tersebut nantinya merupakan pintu masuk untuk membantu para petani, jadi bukan berarti tidak bisa masuk melalui dinas itu, bisa, tapi sangat lambat kadang-kadang harapan kerja musim sudah selesai baru dananya cair, dan itu pun kadang-kadang tidak efektif, tetapi melalui Perumda perusahan daerah, kapanpun kita dibutuhkan kita bisa dieksekusi,” ungkap Tamba.

Babinsa Desa Mempaya Amankan Jalanya Pembagian BLTDD tahap IV

Ia melanjutkan, kita mau benar-benar menjadikan kakao itu menjadikan tanaman product Jembrana yang mempunyai nilai strategis tinggi karena mempunyai nilai eksport yang sangat berkualitas kakao kita no satu kwalitinya

“Dari 3000 produksi yang ada hanya baru 300 yang hasil permentasi tahun ini dan baru 75 ton baru bisa diekspor, saya langsung terjun ke warga dan disalah satu warga, memang ada tanaman kakao yang di rawat hasilnya pun bagus sekali selain itu juga ada tanaman kakao warga yang tidak dirawat padahal kakao tersebut dari rumpun yang sama dan sangat jelas bedanya dari hasil,” jelas Tamba.

Sijago Merah Ludeskan Rumah Warga, Kerugian Capai 250 Juta

Menyikapi hal tersebut, lanjut Tamba, kami mempunyai ide bagaimana cara membuat dokter kakao, dan hari ini kita sudah lounching dokter kakao sebanyak 15 orang. Nantinya dokter kakao untuk membantu petani kakao yang ada di Jembrana.

“Kami berharap, nanti semua petani kakao yang ada di Jembrana bisa bangkit lagi, dan silahkan hubungi penyuluh dokter kakao melalui Dinas Pertanian Kabupaten Jembrana. kita akan jadikan beberapa pohon kakao dari warga dan melibatkan warga sebagai contoh awal,” pungkasnya.

Dirinya berharapan, dalam 1 tahun dokter kakao bekerja di tahun kedua bisa melihat hasil yang maksimal, semoga petani kakao Jembrana bangkit lagi, tutup Tamba. (Sub/Ida)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *