Kategori: MEDIA PERS INDONESIA

  • Astaga? Menghindari Pengendara Sepeda Motor, Avanza dan Truck Dump Tabrakan

    Persindonesia.com ,Namang – Warga sekitar jalan Raya Desa Namang Kecamatan Namang Kabupaten Bangka Tengah pada Selasa 06 Oktober 2020 sekira pukul 05.15 WIB digegerkan akibat terjadi kecelakaan Mobil Toyota Avanza dengan mobil Dump Truck Colt Diesel diakibatkan oleh pengendara sepeda motor tergeletak di tengah jalan, jalur Pangkalpinang menuju Koba.

    Informasi yang dihimpun di lapangan oleh awak media dimana warga sekitar mengatakan, Akibat seorang pengendara sepeda motor yang tergeletak di tengah jalan dari arah yang sama yaitu dari arah Pangkalpinang menuju Koba melaju 1(satu) unit Mobil Toyota Avanza yang di kemudikan oleh Yusran, kemudian Mobil Avanza tersebut menghindar ke kanan masuk jalur Koba menuju Pangkalpinang,

    Saat bersamaan dari arah Koba menuju Pangkalpinang tersebut melaju 1(satu) unit Mobil Dump Truck Colt Diesel yang dikemudikan oleh Purnomo sendirian, kemudian tabrakan tidak terelakan dimana depan samping kanan antara mobil Avanza dengan Mobil Dump Truck tidak Bisa dihindarkan.

    Setelah tabrakan tersebut Mobil Dump Truck langsung banting stir ke kiri dan menghantam tiang telkom dan bengkel milik warga dan serta rumah milik warga. Atas kejadian tersebut tidak ada korban jiwa,(Arto)

  • Mantaf! Pelaku Pencongkelan Rumah Berhasil Disikat Polisi

    Persindonesia.com, Kelapa – Pelaku pencurian dengan pemberatan berinisial SA (24) warga Desa Banyu Asin Rt/Rw 001/- Kec. Riau Silip Kab. Bangka, berhasil diringkus Unit Reskrim Polsek Kelapa Polres Bangka Barat didua TKP yang berbeda. Senin, 06 September 2020.

    Diketahui pelaku berinisial SA nekat mencuri di rumah di dua tempat dengan hari yang berbeda, ia nekat masuk ke rumah warga dengan cara mencongkel jendela rumah korban.

    “Pelaku berhasil kami amankan, dia mencuri di dua tempat yang berbeda pada hari yang berbeda juga, pencurian pertama Pada hari Senin 22 Juni 2020 sekira pukul 03.00 Wib dirumah warga bernama Yanti Simpang Tempilang Kelurahan Kelapa, Bangka Barat,” ungkap Kapolsek Kelapa IPTU A.F Pulungan, SE seizin Kapolres Bangka Barat AKBP Fedriansah SIK.

    Ia melanjutkan pelaku memaksa masuk dengan mencongkel jendela dapur sebelah kiri rumah korban dengan menggunakan sebuah besi paku, obeng, dan berhasil mengambil handphone merk Oppo Neo 5 dan Nikia 105 dengan kerugian sekitar 3 juta rupiah, atas kejadian tersebut korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kelapa.

    “Pencurian yang kedua bertempat dirumah warga bernama Rina Desa Pusuk, Kelapa, Bangka Barat dari rumah korban pada hari Kamis 12 Agustus 2020 sekira pukul 04.15 Wita, korban terbangun ada melihat orang yang sedang berjalan melintasi pintu kamar korban dari arah dapur menuju ke ruang depan,” jelas Pulungan.

    Ia melanjutkan, kemudian korban membangunkan anak laki-lakinya, dan bertanya apakah ada teman anaknya yang tidur dirumah dan dijawab oleh anaknya korban tidak ada, selanjutnya korban mengecek pintu dan jendela kemudian melihat jendela samping ruang tamu sudah dalam keadaaan terbuka

    “Korban mendapati handphone android merk VIVO Y12 dan handphone Redmi Note 8 milik anaknya yang sebelumnya sedang dicharger didekat pintu kamar tidur sudah tidak ada lagi ditempatnya. Atas kejadian ini korban mengalami kerugian sebanyak 4,4 juta rupiah dan korban melaporkan ke Mako Polsek Kelapa guna diproses lebih lanjut,” ucap Pulungan.

    Atas laporan dari kedua korban Senin 05 Oktober 2020, Unit Reskrim Polsek Kelapa melakukan penyelidikan dan mendapatkan hasil bahwa keberadaan pelaku ada di desa banyuasin Kec. Riau Silip, Kab. Bangka, dipimpin langsung Kapolsek Kelapa Iptu A.F Pulungan sekira pukul 16.30 wib langsung menuju ke tempat persembunyian pelaku, setelah sampai di tempat persembunyian tersebut sekira pukul 19.00 Wib pelaku berhasil diamankan.

    Dari tangan pelaku petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa Hp merk Redmi note 8 dan Hp merek Oppo Neo 5, sehingga pelaku SA serta barang bukti dibawa ke mako Polsek kelapa untuk dilakukan proses penyidikan lebih lanjut.

    Atas perbuatannya pelaku dapat diancam dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman pidana penjara maksimal tujuh tahun.

    Kapolsek Pulungan menghimbau Kami menghimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada dan berhati-hati akan tindakan pidana pencurian, tutupnya.(Ale).

  • Unjuk Rasa Tolak Aktivitas Pertambangan Di Pesisir Pantai Toboali Berlanjut Ke PT TIMAH

    Persindonesia,com ,Pangkalpinang — Aksi unjuk rasa damai sekelompok masyarakat yang menamakan sekelompok Nelayan Toboali dan warga sekitar pesisir Pantai Toboali kembali melakukan unjuk rasa untuk meminta pembubaran aktifitas ponton TI Apung dan hentikan operasi kapal isap di Laut Toboali.

    Kali ini kegiatan aksi unjuk rasa berlanjut ke Kantor PT .Timah Tbk Jalan Jenderal Sudirman Kecamatan Gabek, Pangkalpinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang sebelumnya pada hari senin kemarin (05/10/2020) sudah melaksanakan aksi serupa di Mapolda Kepulauan Bangka Belitung,yang mana kegiatan aksi demo berencana sampai hari kamis jika dari pihak PT Timah tidak memenuhi tuntutan para pedemo .Selasa (06/10/2020). Sekira pukul 10.30 WIB.

    Tampak untuk menjaga hal hal yang tidak di inginkan ,Aksi unjuk rasa mendapat pengamanan ketat aparat keamanan dari unsur TNI – Polri.

    Pantauan awak media ini tampak Kapolres Pangkalpinang Akbp Tris Lesmana Zeviansyah SH S.I.K, Kapolsek Taman Sari beserta personil Sabhara Polres Pangkalpinang,Personil Koramil 413 – 11/ Tamansari ,Anggota Babinsa dan Bhabinkamtibmas.

    April selaku Korlap pendemo mengatakan” Kami dari masyarakat pesisir dan Nelayan pantai Toboali mengharapkan agar kegiatan Ti di pantai Toboali di hentikan dan di tutup selamanya karena akan merusak ekosistem bawah laut serta merusak tatanan wisata apabila di biarkan walaupun ada SPK (surat perintah kerja) oleh sebab itu kami minta kepada aparat penegak hukum khususnya kepada PT. TIMAH Tbk tolong di hentikan,” Pintanya.

    Joni Zuhri yang juga Koordinator menyatakan,” Jika aksi demo yang dilakukan ia bersama masyarakat nelayan Toboali di kantor PT. Timah Tbk tak lain untuk menuntut pihak manajemen PT.Timah mencabut surat perintah kerja (SPK) penambangan timah di perairan Toboali, Basel termasuk perijinan lainnya terkait segala aktifitas penambangan.”katanya

    Hingga berita ini ditayankan , kegiatan aksi unjuk rasa masih belanjut. (Arto)

  • Paman Pemerkosa Ponakan Hingga Hamil 4 Bulan Ditetapkan Tersangka

    BONDOWOSO, PersIndonesia – Kepolisian Resort Bondowoso menetapkan AH (52) warga Kecamatan Wringin sebagai tersangka setelah terbukti memperkosa ponakannya sendiri.

    AH yang setiap hari bekerja sebagai petani ini langsung ditangkap oleh Satreskrim unit PPA Polres Bondowoso.

    Menurut Kapolres Bondowoso, AKBP Erick Frendriz, setelah menerima laporan dari orang tua korban, pihak kepolisian langsung melakukan penyelidikan.

    “Setelah dilakukan penyelidikan dan penyidikan telah di peroleh bukti permulaan yang cukup. Tersangka ditangkap di rumahnya,” katanya.

    Pelaku sendiri dijerat pasal 285 KUP dengan ancaman hukuman paling lama 12 tahun

    Sebelumnya diberitakan, seorang gadis 19 tahun di Kecamatan Wringin, Bondowoso diduga diperkosa oleh pamannya hingga hamil 4 bulan.

    Berdasarkan laporan keluarga, terlapor berinisial AH (52) diduga memperkosa korban pada bulan Juni 2020.

    Namun, karena pelaku mengancam akan membunuh korban jika buka suara. Gadis 19 tahun itu pun tak berani buka suara.

    “Korban selama ini tak berani bercerita. Karena pamannya mengancam akan membunuh korban jika buka suara,”katanya.

    Terlapor diduga menyetubuhi di rumah korban dengan mendobrak pintu belakang pada saat korban sedang istirahat.(Tim)

  • Partai Demokrat mengadakan Rapat  Terbatas yang Di Hadiri Paslon Giriasa

     

     

     

     

    Persindonesia.com Badung – Paslon tunggal Giriasa (I Nyoman Giri Prasta,S.Sos dan Drs I Ketut Suiasa, S.H), LO dan Pemenangannya temui Ketua DPD Partai Demokrat Pro. Bali I Made Murdata di Kantor DPC Partai Demokrat Kabupaten Badung yang beralamat di Jl. Raya Abianbase No 50, Kelurahan Abianbase, Kec.Mengwi, Kab. Badung, pada hari Senin (5/10/20) pukul 10.20 wita.

    Teriakan Histeris Agus, Melihat Kobaran Api yang Melalap Habis Rumahnya

     

    Kunjungan Paslon Giriasa ini dalam Rangka Rapat terbatas pemberian Pendidikan Politik diinternal Partai Demokrat Kabupaten Badung.

    Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Pasangan Paslon Giriasa I Nyoman Giri Prasta,S.Sos dan Drs I Ketut Suiasa, S.H, Ketua Tim Pemenangan Paslon GIRIASA : I Gusti Anom Gumanti (PDI P), LO Tim Pemenangan Giriasa Ni Komang Triani S.E, Ketua DPD Partai Demokrat Pro. Bali I Made Murdata, Ketua DPC Partai Demokrat Drs.I Made Sunarta, Pengurus DPD Partai Demokrat Provinsi Bali, Pengurus DPAC Partai Demokrat Kecamatan Se Kab. Badung dan Perwakilan Pengurus Anak Ranting Partai Demokrat Se Kab. Badung.

    Camat Bukit Intan Natak Kampung Serap Aspirasi Masyarakat 

     

    Kabag Ops Polres Badung Kompol I Wayan Suana, SH yang memimpin pengamanan tersebut menjelaskan fokus pengamanan Paslon Giriasa ini adalah terkait Protokol Kesehatan (Prokes) terutama jarak yang telah ditentukan.

     

    ‘Kita tetap ingatkan mereka, bahwa kesehatan yang paling penting saat ini, disaat Pandemi Covid -19,” katanya.

     

    “Tidak saja Aman dan Damai, namun Sehat merupakan tujuan utama dalam Pemilukada 2020,” Tutupnya sembari mengarahkan para Kasatgas yang hadir terus mendampingi kegiatan tersebut. Selasa, (6/10/20).(humas)

  • Teriakan Histeris Agus, Melihat Kobaran Api yang Melalap Habis Rumahnya

    Teriakan Histeris Agus, Melihat Kobaran Api yang Melalap Habis Rumahnya

     

     

     

     

    Persindonesia.com Badung – Setelah Beberapa hari, Satu unit bangunan Hotel Tugu di Jalan Batu Bolong, Banjar Canggu, di hajar si Jago merah, kini kembali terjadi diwilayah Polsek Kuta Utara, tepatnya di Jalan Raya Padang Luwih, Dalung Kuta Utara, Badung, Senin (5/10/2020).

    Camat Bukit Intan Natak Kampung Serap Aspirasi Masyarakat 

     

    I Made Agus Yudiarta (41) Pemilik rumah yang Terbakar tersebut, hingga kini belum bisa diperkirakan jumlah kerugian yang dialami.

    Informasi di lapangan, dari sejumlah saksi telah diperiksa termasuk korban.

    Keterangan  Agus (korban) pukul 07.15 Wita dia sedang mengasuh anaknya. Saat itu dia berada di rumah adiknya, depan TKP. Saat Agus  balik ke rumah untuk mengambil sandal anaknya, setibanya di depan rumah dia melihat kobaran  api besar dari dalam kamar. Agus langsung teriak minta tolong dan berlari  mencari bantuan serta menelepon Pemadam Kebakaran.

    Saat Yang Tepat, Buruh Bersatu Membentuk Partai Politik

     

    Sedangkan  Darma menyampaikan saat itu dia masih tidur  di dalam kamarnya. Dia terbangun setelah mendengar suara orang berteriak kebakaran dan melihat Agus  panik lari ke rumahnya. Darma bergegas ke TKP dan berusaha menyelamatkan Barang-barang Berharga.  Namun  apinya terlalu besar dan dia hanya bisa pasrah.

     

    “Diduga sumber api dari obat nyamuk bakar yang diletakan di bawah kasur,” kata Kanit Intelkam Polsek Kuta Utara Anak Agung Nuasa, S.Sos.

    Pukul 07.20 Wita, mobil Pemadam Kebakaran Pos Dalung tiba di TKP dan petugas berusaha memadamkan api. Sekitar 20 menit kemudian api berhasil dipadamkan.

    Bareskrim Bekuk Pembobol Akun Grab Dan Rekening Nasabah

     

    Kapolsek Kuta Utara, Kompol Marzel Doni saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. Saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan.

     

    “Ya beberapa saksi sudah kita periksa dan masih dalam penyelidikannya,” Tandasnya. Selasa, (6/10/20). (Tim)

  • Camat Bukit Intan Natak Kampung Serap Aspirasi Masyarakat 

    Persindonesia,com.Pangkalpinang — Bertempat dikelurahan Temberan Kecamatan Bukit Intan Pangkalpinang,Camat Bukit Intan Yansyah Tri D.Putra S.STP melaksanakan kegiatan Natak Kampung untuk menangkap aspirasi masyarakat.Selasa (06/10/2020) sekira pukul 07.30 WIB.

    Camat Bukit Intan Yansyah Tri D.Putra S.STP mempunyai cara tersendiri untuk menangkap aspirasi masyarakat di setiap Kelurahan di wilayah Kecamataannya dengan mengusung program ngantor satu hari disetiap kelurahan menjadi penyejuk bagi setiap lurah untuk mengetahui langsung situasi dan permasalahan dimasyarakat bawah.

    Camat Bukit Intan Yansyah Tri D.Putra S.STP bersama Lurah Temberan turun ke lapangan supaya tahu langsung kondisi masyarakatnya terutama mengenai maraknya tanah yang bermasalah dan warga yang sakit.

     

    Saat di temui oleh awak media Persindonesia.com Camat Bukit Intan mengatakan“ Kegiatan natak (jalan) Kampung kali ini supaya tahu langsung keadaan kondisi masyarakat yang selama ini hanya mendengar keluh kesah mereka serta memantau banyaknya tanah bermasalah dan program ini di adakan seminggu sekali secara bergiliran setiap kelurahan”jelas Yansyah.

    Kota Beribu Senyuman adalah icon Kota Pangkalpinang, sangat tepat jika turun langsung kelapangan menyapa warga yang ada di wilayah kelurahan dan setiap kelurahan harus ada inovasi dalam program di setiap kantor lurah supaya tahu betul apa Yang dilihat langsung oleh camat,” Tegas Yansyah.

    Kegiatan natak kampung sudah berjalan dan sudah 5 (lima) kelurahan yang ada di Bukit Intan kita datangi ,” Ujar Yansyah.

    “Memang nantinya seluruh kelurahan yang ada di kecamatan Bukit Intan akan kita datangi,untuk memberi motifasi bagi setiap kelurahan,” Tutup Yansyah .(Arto)

  • Kapolres Pimpin Penyerbuan Ke Markas Subdenpom IX/3-2 Jembrana

    Kapolres Pimpin Penyerbuan Ke Markas Subdenpom IX/3-2 Jembrana

    Persindonesia.com 5-10-2020, Jembrana – Tanpa persiapan yang matang Subdenpom IX/3-2 Jembrana tiba-tiba di serbu puluhan anggota Polres Jembrana. Penyerbuan tersebut dipimpin oleh Kapolres Jembrana AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa SIK.

    Drama penyerbuan tersebut dalam rangka HUT TNI ke-75 Tahun 2020, Kapolres Gede Adi memberikan surprise dan menyerah kue ulang tahun kepada Dansubdenpon IX/3-2 Jembrana Kapten Cpm Doni Kristian, SH.

    Diiringi lagu selamat ulang tahun suasana menjadi bergembira setelah tiup lilin diikuti dengan tepuk tangan oleh semua anggota Polres maupun Subdenpom IX/3-2 Jembrana.

    Adapun rancangan kegiatan ini dalam rangka HUT TNI ke-75 Tahun 2020, Kapolres Jembrana AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa SIK didampingi oleh Wakapolres Jembrana beserta PJU Polres, berkunjung yang diawali dari Kodim 1617/Jembrana, Batalyon Mekanis 741/GN dan Subdenpom IX/3-2 Jembrana.

    Setelah memberikan kue ulang tahun Kapolres Gede Adi mengucapkan selamat HUT TNI ke-75 Tahun 2020 semoga TNI jaya kedepannya dan semoga sinergitas yang telah terjalin antara TNI dan Polri selama ini dapat slalu berjalan dengan baik.

    “Terima kasih Bapak Kapolres Jembrana atas surprisenya saya sempat terkejut dengan kedatangan anggota Polisi ke kantor saya, semoga sinergitas yang telah terjalin antara TNI dan Polri selama ini dapat selalu berjalan dengan baik juga,” ucap Dansubdenpon IX/3-2 Jembrana Kapten Cpm Doni Kristian, SH.

    Kapten Doni melanjutkan, Mari bersama menjaga Kamtibmas di Wilayah Kab. Jembrana tetap aman dan kondusif serta ditengah suasana Pilkada serentak tahun 2020 dan juga ditengah Pandemi Covid ini adalah tanggung jawab kita bersama TNI maupun Polri.

    Ditempat terpisah ditemui usai melaksanakan kegiatan tersebut Kapolres Jembrana AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa, S.I.K, mengatakan, pagi ini kita sengaja memberikan kejutan ke Kodim 1617/Jembrana, Batalyon Mekanis 741/GN Jembrana dan Subdenpom IX/3-2 Jembrana untuk memberikan ucapan dalam rangka memperingati HUT TNI ke-75 Tahun 2020.

    “Kegiatan ini merupakan wujud keakraban dan keharmonisan personil TNI dan Polri yang ada di Kabupaten Jembrana. Momentum peringatan HUT TNI yang Ke – 75 tahun 2020 ini kita gunakan untuk mempererat silahturahmi serta menjaga soliditas dan sinergitas yang selama ini sudah berjalan dengan baik,” ucap Gede Adi. (Sub)

  • Saat Yang Tepat, Buruh Bersatu Membentuk Partai Politik

     

    Jakarta, PersIndonesia – Rapat Paripurna DPR akhirnya mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law Cipta Kerja pada Senin (05/10) sore, walaupun terus mendapat penolakan dari pekerja dan buruh serta sejumlah elemen masyarakat lainnya.

    Hanya dua fraksi yang menolak, yaitu Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Sisanya ada tujuh fraksi menyetujui pengesahan RUU Cipta Kerja, beberapa di antaranya menerima dengan catatan. Sejumlah politikus Partai Demokrat melakukan interupsi sebelum akhirnya melakukan aksi “walk out” meninggalkan ruangan rapat.

    Keputusan pengesahan RUU Omnibus Law Cipta Kerja ini digelar setelah Badan Musyawarah DPR pada Senin siang menyetujui untuk disahkan pada rapat paripurna. Buruh/Pekerja dan sejumlah kalangan menilai pengesahan RUU yang kontroversial ini “dikebut” untuk segera disahkan.

    Menyikapi hal tersebut, aktivis pekerja dan buruh Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja Transport Seluruh Indonesia (FSPTSI) SPSI, HM. Jusuf Rizal menilai sudah saatnya para buruh bersatu dalam sebuah wadah partai politik. Apalagi sampai saat ini, belum ada satu parpol yang memiliki keberpihakan politik kepada pekerja dan buruh.

    “Saat ini momentum yang tepat, agar para pekerja dan buruh mengkonsolidasikan diri bersatu agar punya partai politik. Tanpa memiliki partai politik, maka posisi tawar pekerja dan buruh sangat lemah,” tegas HM. Jusuf Rizal di Jakarta, Senin (5/10).

    HM. Jusuf Rizal yang juga Presiden LSM LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) mengaku sangat miris, atas kondisi para pekerja dan buruh yang hanya menjadi objek eksploitasi untuk kepentingan politik.

    Ia juga menyebut posisi buruh dan pekerja sangat lemah, karena tidak memiliki keterwakilan di DPR sebagai penyalur aspirasi untuk memperjuangkan nasib mereka.

    Padahal saat Pemilu, baik Pileg maupun dalam Pilpres, dukungan dan suara para buruh dan pekerja selalu diperebutkan. Namun saat pekerja/buruh butuh dukungan, justru ditinggal. Habis manis sepah dibuang.

    Atas dasar inilah, HM. Jusuf Rizal mengajak para buruh bersatu dalam sebuah partai politik, yang akan menjadi wadah perjuangan untuk perbaikan nasib buruh/pekerja di Indonesia.

    “Saya akan memotori agar para pekerja dan buruh dapat bersatu, memiliki partai politik sebagai wadah untuk memperjuangkan nasib para pekerja termasuk di DPR. Kita tidak mau lagi sekedar menjadi alat kepentingan politik kelompok,” tegas HM. Jusuf Rizal yang juga menjabat Sekjen Perkumpulan Media Online Indonesia (MOI) itu.

    Kekecewaan Jusuf Rizal terhadap kondisi politik saat ini sangat mendasar. Pasalnya, pria berdarah Madura-Batak itu pada Pilpres 2019 menjadi Ketua Tim Relawan Pekerja dan Buruh dukung Jokowi-KH.Ma’ruf Amin bersama Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto.

    Namun setelah Jokowi-KH.Ma’ruf Amin terpilih, komitmen untuk mensejahterakan para pekerja dan buruh sangat lemah. Itu terbukti dengan RUU Omnibus Law Cipta Kerja. Meski para pekerja dan buruh sudah menyampaikan masukan, namun tidak menjadi perhatian serius.

    Begitu juga dengan Partai Politik di DPR, kajian tentang keberatan para pekerja dan buruh tentang RUU Omnibus Law Cipta Kerja yang disampaikan hanya formalitas. Mereka buta dan tuli dan menganggap remeh para pekerja dan buruh. Mereka tidak lagi menjadi penampung aspirasi rakyat dan mengabaikan peran dan fungsinya sebagai wakil rakyat.

    “Para pekerja dan buruh tidak anti pembangunan dan juga tidak alergi dengan investasi. Tapi diharapkan masuknya investasi untuk kemajuan pembangunan, perbaikan ekonomi dan membuka lapangan kerja baru, tidak mengorbankan kesejahteraan dan masa depan pekerja dan buruh,” tegas HM. Jusuf Rizal.

    Dikatakan pekerja dan buruh merupakan lumbung suara yang efektif sebagai modal dasar membangun partai politik yang membela, melindungi dan mensejahterakan kaum pekerja/buruh. Sedikitnya ada 5 juta yang tergabung di Konfederasi ataupun Federasi-Federasi Serikat Pekerja/Buruh. Belum yang lagi di sektor non formal.

    Untuk membangun Partai Politik yang membela kepentingan rakyat, khususnya pekerja/buruh masih cukup waktu untuk mempersiapkan diri agar dapat lolos ikut serta menjadi kontestan Pemilu 2024.

    HM. Jusuf Rizal, akan melakukan konsolidasi dengan para pekerja hingga ke tingkat bawah melalui Konfederasi maupun Federasi Serikat Pekerja/Buruh serta melalui jaringan yang dimiliki. Ia juga akan mempersiapkan Partai Politik yang dapat menjadi kendaraan para pekerja dan buruh.

    Sementara itu di tempat terpisah, Ketua Federasi Serikat Pekerja Kimia Energi Pertambangan, Minyak Bumi dan Umum (FSP KEP) – KSPI, Siruaya Utamawan dihubungi melalui selular menyatakan, sangat kecewa terhadap keputusan DPR yang mengesahkan RUU Omnibus Law Cipta Kerja.

    “Dengan disahkannya RUU Omnibus Law Cipta Kerja, menunjukkan posisi buruh semakin dilemahkan. Secara politis, penghargaan dan penghormatan terhadap kaum buruh dan pekerja di Indonesia sangatlah rendah,” tegas Siruaya Utamawan, yang juga menjabat Wakil Presiden KSPI (Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia).

    Menurut Siruaya, apa yang dipertontonkan oleh DPR saat ini, merupakan cermin betapa neo-liberal dan kapitalis menguasai negara. Dia menilai, pemilik modal menguasai sistem perpolitikan di Indonesia. Demokratisasi yang dibangun saat ini, sudah jauh dari cita-cita pembentukan negara.

    “Gagasan pembentukan partai politik sebagai alat dan wadah perjuangan kaum buruh/pekerja, harus terus digaungkan dan diaktulisasikan, teruslah berproses dan berprogres,” pungkas Siruaya Utamawan yang juga menjabat Ketua Harian Perkumpulan Media Online Indonesia (MOI) ini. (Nusul/Agam)

  • Made Suryani, Dibangunnya Jogging Track Buat Kita Semangat Berolahraga

    Persindo Denpasar Bali – Pembangunan sasaran fisik Tentara Nasional Indonesia Manunggal Membangun Desa atau TMMD Ke 109 Kodim 1611/Badung Tahun Anggaran 2020 meliputi pembangunan jembatan, perabatan jalan, pembuatan senderan atau decker serta bedah rumah terus digenjot dan mulai terlihat wujudnya.

    Pembangunan dan perabatan jalan yang merupakan jalan usaha tani yang dengan suasana persawahannya juga merupakan fasilitas jogging track untuk kegiatan olahraga.

    Fasilitas jogging track yang belum sepenuhnya tuntas tetapi sudah memberikan kesan tersendiri bagi warga yang lewat di lokasi TMMD, Ke 109 Kodim 1611/Badung Tahun Anggaran 2020 di Banjar Kertajiwa, Desa Kesiman Kertalangu, Denpasar Timur.

    Adalah Ni Made Suryani, seorang ibu rumah tangga yang memang hobi olahraga walaupun hanya sekedar untuk jalan kaki ataupun jogging, Minggu pagi (04/10/2020) kebetulan lewat dan mampir di lokasi TMMD, Ke 109 Kodim 1611/Badung di Desa Kesiman Kertalangu.

    “Wah senang melihat Bapak-Bapak TNI yang pagi-pagi sudah kerja membangun jalan dan fasilitas lainnya, ini akan bermanfaat bagi penambahan fasilitas di Desa Budaya Kertalangu”, ucanya.

    Pastinya kita senang sekali dengan adanya Satgas TMMD membangun fasilitas jalan yang bisa dimanfaatkan untuk olahraga jogging dengan nuansa persawahannya.

    Ibu Made Suryani terlihat tidak canggung dengan anggota Satgas yang lagi bekerja pagi itu, bahkan tidak segan untuk memberanikan diri foto bersama dengan personel Satgas.

    “Tetap semangat ya bapak-bapak, kita boleh foto ya buat kenang-kenangan”, pintanya tanpa canggung.

    Foto ini akan saya tunjukan kepada keluarga besar saya dan kebetulan juga ada yang menjadi Keluarga Besar Tentara atau KBT.

    Setelah selama satu jam lebih berwara-wiri di lokasi TMMD, Made Suryani telah mendapatkan kesan tersendiri, bagaimana TMMD itu bisa dilihat secara langsung dan mengetahui bagaimana Para Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas TMMD bersama masyarakat bahu-membahu bergotong-royong membangun dan memberdayakan desa dengan berbagai pembangunan fasilitas yang nantinya bermanfaat buat warga masyarakat.

    Sementara terkait progres atau kemajuan berbagai sasaran fisik yang sedang dikerjakan, Dandim 1611/Badung Kolonel Inf I Made Alit Yudana selaku Dansatgas TMMD Ke 109 tersebut mengatakan perabatan jalan dengan panjang 500 meter sudah mencapai 10,5 persen, pembuatan senderan atau decker dengan panjang 700 meter sudah mencapai 42,9 persen, sementara untuk program bedah rumah bagi dua warga masyarakat di Banjar Kertajiwa pembangunan sudah mencapai 73,8 persen.

    “Pelaksanaan TMMD yang hampir berjalan selama 2 minggu ini tetap dapat berlangsung aman dan lancar serta semoga cuaca mendukung, karena kita pastinya mewanti-wanti saja, Bulan Oktober ini sudah memasuki musim penghujan”, kata Dansatgas.

    Dirinya juga tetap mengingatkan semua Personel Satgas dan masyarakat yang terlibat dalam pelaksanaan TMMD Ke 109 ini untuk tetap menjadi kesehatan dan kondisi fisik serta tetap mematuhi dan berpedoman protokol kesehatan dalam beraktifitas.   Rls.