Deteksi Dini Narkoba, BNNK Gianyar Lakukan Tes Urine Sopir Transport di Goa Gajah

Gianyar,PersIndonesia.Com- Menindak lanjuti surat dari BNN RI No: B/1122/IV/DE/PM.00/2024/ dalam rangka mendukung Program Pencegahan dan Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), BNNK Gianyar mengadakan tes urine deteksi dini bagi para awak moda (sopir) untuk menciptakan kelancaran dan keamanan pelaksanaan mudik dan arus balik Hari Raya Idul Fitri 1445 H/ Tahun 2024, pada Jumat (19/4).

Kegiatan yang bertempat di parkiran Obyek Wisata Goa Gajah, Bedulu, Ginyar dihadiri Kasubbag Umum BNNK Gianyar I Wayan Budiartawan, Anggota P2M dan Rehabilitasi BNNK Gianyar, Personil Dishub Gianyar dan Polsek Blahbatuh.

Baca Juga: Seorang Bocah Jadi Budak Nafsu Ayah Tirinya Hingga Empat Tahun

Menurut informasi yang terhimpun dilapangan menyebutkan dalam kegiatan dadakan (insidentil), BNNK Gianyar melakukan pemeriksaan berupa tes urine terhadap sepuluh (10) orang sopir dengan menggunakan Rapid Test 7 Parameter.

Kasubbag Umum BNNK Gianyar, I Wayan Budiartawan mengatakan kegiatan tes urine ini adalah bentuk deteksi dini yang bersifat Non Projustitia untuk kepentingan diluar proses hukum. Deteksi Dini ini dilakukan untuk mengetahui ada atau tidaknya kandungan Narkoba dalam tubuh seseorang.

Hal ini dilakukan guna menciptakan wilayah Gianyar khususnya yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika. “Dan dari hasil pemeriksaan urine Narkoba yang dilakukan terhadap 10 orang sopir secara acak hasilnya menunjukan Negatif”, jelasnya.

Baca Juga: Rutan Bangli Adakan Pemeriksaan Kesehatan dan Pengobatan Massal

Sementara dikonfirmasi terpisah Kepala BNNK Gianyar, AKBP I Gusti Agung Alit Adnyana menegaskan kegiatan ini sebagai bentuk tindak lanjut dari seruan BNN Pusat untuk menciptakan kelancaran dan keamanan pelaksanaan mudik dan arus balik Hari Raya Idul Fitri 1445 H dan hasilnya dilaporkan ke Deputi Pemberdayaan Masyarakat.

Peredaran dan penyalahgunaan Narkoba harus terus dideteksi setiap saat, dan tentunya harus melibatkan seluruh komponen yang ada. Kegiatan tes urine bagi para sopir transport merupakan bentuk diteksi dini peredaran dan penyalahgunaan Narkoba, sebagai upaya menjaga keamanan, ketertiban dan keselamatan berlalulintas.

“Narkoba racun bagi kehidupan. Untuk itu mari lakukan pencegahan bersama-sama. Perangi dan lawan Narkoba saat ini dan selanjutnya”, tegasnya. (DG).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *