Dukung Kreativitas STT Dalam Pembuatan Ogoh-Ogoh, Pemkab Klungkung Suntik Dana 5 Juta

Persindonesia.Com, Klungkung – Sebagai upaya meringankan kreativitas Sekaa Teruna Teruni (STT) dalam pembuatan ogoh-ogoh serangkian Hari Raya Nyepi tahun 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klungkung memberikan bantuan sebesar Rp 5 juta. Bantuan ini diserahkan kepada masing-masing STT di Kabupaten Klungkung yang membuat ogoh-ogoh.

Dalam proses untuk mendapatkan bantuan yang merupakan program baru ini, nantinya para STT mengisi dan melengkapi form yang ada pada link secara online dan setelah lengkap bisa mendatangi Kantor Dinas Kebudayaan dengan membawa Soft Copy.

Baca Juga : Kunjungi PT PII Persero, Pemkab Klungkung Gali Skema KPBU Guna Kemajuan Daerah

Kepala Dinas (Kadis) Kebudayaan Kabupaten Klungkung, I Wayan Suteja mengatakan untuk mempermudah proses pengajuan bantuan, pihaknya telah menyediakan link yang dibisa diakses oleh para STT. Dalam link ada contoh usulan atau semacam proposal yang ditujukan kepada Bupati Klungkung cq Dinas Kebudayaan serta ada RAB.

Untuk link kita telah sebar ke masing-masing Desa yang ada di Kabupaten Klungkung agar bisa diakses. “Dan bagi yang belum tahu bisa mengakses link ini https://bit.ly/bantuanapresiasi2026”, terangnya ditemui awak media, Rabu (14/1/2026).

Lebih lanjut dikatakan, sebagai gambaran nantinya setelah kelengkapan diisi pada link, dari dana Rp 5 juta dipotong pajak 5%. Program ini dirancang Bapak Bupati untuk meringankan beban biaya pembuatan ogoh-ogoh sebagai upaya konkret menjaga keberlanjutan tradisi, seni dan budaya.

“Meskipun nilainya tidak seberapa, akan tetapi ini merupakan bentuk perhatian dan apresiasi Pemkab Klungkung terhadap kreativitas anak muda. Ogoh-ogoh bukan sekadar karya seni, tetapi juga bagian penting dari upaya pelestarian adat dan budaya Bali,” ungkap mantan Kadis Pemerintahan Desa ini.

Baca Juga : Diduga Akibat Konsleting Listrik, Bengkel Motor di Desa Gegel Ludes Terbakar

Terkait lomba ogoh-ogoh yang rutin diadakan setiap tahun, Ia menyampaikan untuk kegiatan tersebut tetap dilaksanakan. Dan pihaknya telah berkoordinasi dan menunjuk perwakilan desa dari empat kecamatan yang ada di Kabupaten Klungkung untuk mengikuti lomba ogoh-ogoh nantinya.

Untuk Kecamatan Banjarangkan diwakili oleh Desa Nyalian, Kecamatan Klungkung diwakili Desa Selat dan Kecamatan Dawan diwakili Desa Sampalan Kelod. Sedangkan untuk Kecamatan Nusa Penida masih dijajaki Desa yang mewakili.

“Biaya pembinaan masing-masing peserta lomba sebesar Rp. 35 juta untuk 3 Kecamatan yang ada di Daratan sementara Kecamatan Nusa Penida sebesar Rp. 45 juta mengingat posisi wilayah”, beber Suteja.

Pihaknya saat ini sedangkan melakukan pematangan terkait lomba ogoh-ogoh, agar nanti para peserta tidak terlalu terbebani dari segi biaya untuk bisa tampil menunjukan kreativitasnya. “Kami akan melakukan koordinasi lebih lanjut untuk menyamakan persepsi, sehingga ajang kreativitas ini bisa maksimal tanpa terbebani biaya banyak”, tandasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *