PersIndonesia.Com,Bangli- Sejak diluncurkan secara bertahap di beberapa sekolah di Kabupaten Bangli, program Pemerintah berupa Makan Bergizi Gratis (MBG) dilaunching di SMK Negeri 4 Bangli ditandai dengan pemberian makanan kepada 728 siswa dari kelas 10 dan kelas 11 pada hari Senin 8 September 2025.
Pembagian makanan kepada siswa dilakukan pada jam istirahat dengan menu yang bervariasi. Inisiatif ini disambut gembira oleh para siswa dan guru karena dinilai sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan gizi anak-anak, sekaligus mendukung kegiatan belajar mengajar di sekolah.
Baca Juga : Puluhan WBP Rutan Bangli Ikuti Program Rehabilitasi Sosial Dirjen Pemasyarakatan
Mewakili Bupati Bangli, Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Kabupaten Bangli I Nyoman Arsana menyatakan program ini sangat bermanfaat dan sangat bersyukur dengan adanya program ini. “Anak-anak sekolah di Bangli jadi lebih bersemangat dan ceria di sekolah dan mereka lebih fokus dalam belajar karena kebutuhan energinya sudah terpenuhi”, ujarnya.
Pihaknya berharap, program MBG ini bisa berkelanjutan dan menyasar lebih banyak lagi pelajar sekolah, khususnya di Kabupaten Bangli. Dengan asupan gizi yang memadai, diharapkan konsentrasi dan prestasi belajar siswa akan meningkat, sehingga menghasilkan lulusan-lulusan yang kompeten.
Sebab merekalah generasi yang akan menggantikan kita nantinya di masa depan. “Langkah ini merupakan investasi jangka panjang dalam menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul yang akan memimpin Indonesia di masa depan”, kata Arsana.
Dampak program ini tidak hanya dirasakan oleh siswa, tetapi juga meringankan beban orang tua. Banyak dari mereka yang menyambut baik inisiatif ini karena membantu mengurangi biaya harian.
Baca Juga : Program MBG di Kabupaten Bangli Mulai Berjalan Sasar Kecamatan Tembuku
Pihak sekolah berharap, program MBG ini dapat terus berlanjut. Selain meningkatkan kualitas gizi anak, program ini juga menjadi langkah nyata pemerintah dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan siap menghadapi masa depan.
“Makanannya enak, jadi nggak perlu bawa bekal dari rumah lagi. Biasanya uang jajan dipakai buat beli cemilan, sekarang bisa ditabung,” ungkap salah satu siswa.
Tampak hadir pada kesempatan tersebut Kepala kantor Kementrian Agama Kabupaten Bangli, Perwakilan Forkopimda Kabupaten Bangli, Pimpinan Perangkat Daerah, Camat Bangli serta undangan terkait lainnya.(*)






