Kesiapan Arus Mudik Lebaran 2023, Polres Jembrana Gelar Simulasi TFGl

Persindonesia.com Jembrana – Persiapan pengamanan arus mudik lebaran 2023, Polres Jembrana adakan Simulasi Tactical Floor Game (TFG) disaksikan langsung oleh Wadirlantas Polda Bali AKBP Bima Aria Viyasa sambangi Polres Jembrana bertempat di di Wantilan Puri Jayendra Danesvara Polres Jembrana yang juga dihadiri Polres Badung, Polres Tabanan, Polresta Denpasar dan Polres Buleleng.

Kapolres Jembrana AKBP Dewa Gde Juliana mengatakan, persiapan menyambut arus mudik lebaran 2023, di Pelabuhan Gilimanuk jumlah kapal yang di siapkan yaitu 49 unit, dan jumlah dermaga 7 dermaga, dan loket tiket yaitu 20 unit, untuk jalur sepanjang 3 mil untuk waktu jarak yaitu tempuh 48 menit.

“Pada puncak arus mudik di tahun 2022 yaitu di H-2 baik itu orang, R2, maupun R4, jadi ini merupakan trendnya dari tahun sebelumnya dan di H+5 di tahun 2022, dan kemudian untuk kapasitas prediksi dari ASDP arus puncak di H-2 jadi sama seperti di tahun sebelumnya. Kami menyiapkan 3 kantong parkir yaitu kantong parkir di pengragoan untuk mengantisipasi pembatasan kendaraan besar yang bisa kita kantongkan di Pengeragoan, kemudian di Terminal Negara juga ada Pospam bisa kantongkan untuk truck dan di parkir Suzuki ini bisa digunakan alternatif mengkantongkan kendaraan R4 apabila ekor sampai di Kecamatan Melaya,” terangnya.

Lanjutnya, untuk pengalihan arus pihaknya menyiapkan 2 pengalihan arus yaitu di Kecamatan Negara dan di Kecamatan Melaya dari total jalur Gilimanuk-Denpasar khususnya di wilkum Polres Jembrana sepanjang 71 km. “Apabila kita aktifkan pengalihan arus ini maka akan menambah jarak 15 km yaitu di Kecamatan Negara 5,2 km sedangkan di Kecamatan Melaya 9,9 km. Untuk wilayah Negara kita akan sosialisasikan sesuai dengan pengalihan arus bila sudah di aktifkan untuk himbauan-himbauan sudah disiapkan di jarak 400 m, 200 m, untuk disampaikan kepada masyarakat bahwa ada pengalihan arus,” ungakpnya.

Menurutnya, untuk pengalihan arus di Wilayah Melaya sudah di persiapkan himbauan-himbauan kepada masyarakat dan juga akan di bantu Trafick light portable. Pihaknya juga berkoordinasikan dengan Dinas Perhububgan saat ini sudah dibuat tempat untuk peletakan trafick light. “Untuk titik-titik yang mengalami perbaikan sudah kami koordinasikan dengan dinas PU Kab. Jembrana untuk saat ini masih dalam proses perbaikan,” ucapnya.

Lebih jauh Dewa Gde mengatakan, untuk pengalihan arus yang masuk Bali pihaknya menyiapkan 2 pengalihan arus untuk kendaraan kecil dan kendaraan bus jadi ini keluar di sebelah di ABG dan kendaraaan kecil keluar di persimpangan Pura Dalem Gilimanuk. “Untuk Terminal Cargo kita susun barier dan pos pelayanan nanti akan disimulasikan melalui tactical floor game namun melalui visualisasi awal sudah kami siapkan untuk arus yang ada di Terminal Cargo dan disiapkan 14 jalur untuk kendaraan R4 dan 1 jalur kendaraan R2,” ungkapnya.

Dalam Ops Ketupat, lanjutnyam personal yang dilibatkan sebanyak 251 orang dan personil penebalan sebanyak 80 personil back selama mudik dan arus puncak mudik, dan tanggal 14 April Posyan sudah rampung, tanggal 15 April Latpraops, dan gelar pasukan tanggal 17 April. “Untuk sarpras dipersiapkan ada kapal dari Sat Polair dan WAC, APC dan Ambulance yang sudah kita koordinasikan dan pemadam kebakaran dan kami juga mempersiapkan personil kontijensi sebanyak 30 perssonil apabila di butihkan kegiatan masyarakat yang mebutuhkan kegiatan kontijensi.

Sementara Wadirlantas Polda Bali AKBP Bima Aria Viyasa mengapresiasi pengamanan yang akan dilaksanakan Polres Jembrana dalam menangan arus mudik 2023. “Luar biasa dan kami sangat apresiasi simulasi pengamanan yang dilakukan Polres Jembrana. Kita harus samakan visi dalam rangka menyiapkan alternatif-alternatif untuk membantu agar tidak terjadinya kepadatan,” ucapnya.

Dirinya berharap dalam pengamanan mudik kali ini yang diperkirakan lebih padat, kesiapan dari Polres Jembrana haru di persiapkan dengan matang. “Pemudik yang dari Denpasar menuju Ketapang ditempuh 6 sampai 8 jam semoga nanti kesiapan kita di 2023 bisa berkurang mungkin 4-5 jam. Mulai dari tanggal 17 dan atau seminggu lagi kita sudah sama-sama bekerja, termasuk Polres yang ada di Tabanan, Denpasar, Bandung, dan Buleleng agar bisa saling bekerjasama, demi lancarnya arus mudik Lebaran 2023,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *