Seremonial Penutupan Pekan Olahraga dan Seni Pelajar
Badung Persindonesia.com – Penutupan Pekan Olahraga dan Seni Pelajar (Porsenijar) Kabupaten Badung tahun 2026 mendapat apresiasi dari Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti. Ia menilai ajang tahunan tersebut menjadi wadah penting dalam menggali potensi sekaligus membina bakat generasi muda di bidang olahraga dan seni.
Penutupan Porsenijar Badung 2026 digelar di Lapangan Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung, Senin (9/3/2026), dan ditutup secara resmi oleh Sekretaris Daerah Badung Ida Bagus Surya Suamba yang mewakili Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa.
Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti menyampaikan bahwa kegiatan Porsenijar tidak hanya sekadar kompetisi antar pelajar, tetapi juga merupakan bagian dari proses pembinaan karakter, sportivitas, dan kreativitas generasi muda di Kabupaten Badung. “Porsenijar menjadi ruang bagi para pelajar untuk mengembangkan potensi yang dimiliki, baik di bidang olahraga maupun seni. Ajang seperti ini juga penting untuk menumbuhkan semangat sportivitas, kerja sama, serta rasa percaya diri generasi muda,” ujarnya.
Ia juga berharap para pelajar yang berhasil meraih prestasi dalam ajang ini dapat terus dibina sehingga mampu mewakili Kabupaten Badung pada ajang Pekan Olahraga Pelajar (Porjar) tingkat Provinsi Bali.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Badung I Gusti Made Dwipayana melaporkan bahwa Porsenijar Badung 2026 diikuti oleh 8.355 atlet dan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan.
Pada cabang olahraga tingkat SMA/SMK, juara umum kembali diraih oleh SMAN 1 Kuta Utara dengan perolehan 58 medali emas, 43 perak, dan 42 perunggu. Sementara pada bidang seni, sekolah tersebut juga berhasil meraih gelar juara umum.
Dengan berakhirnya Porsenijar 2026, para atlet dan pelajar berprestasi akan dipersiapkan untuk mengikuti ajang Porjar Bali 2026 melalui pembinaan dan latihan yang lebih intensif.
Acara penutupan turut dihadiri unsur Forkopimda Badung, Ketua Komisi IV DPRD Badung I Nyoman Graha Wicaksana, pimpinan perangkat daerah, perwakilan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Badung, organisasi kewanitaan, serta para pelajar peserta Porsenijar. @*






