PersIndonesia.Com,Bangli- Salah satu program yang dicanangkan Presiden RI, Prabowo Subianto terkait Makanan Bergizi Gratis (MBG) telah mulai dilaunching di Kabupaten Bangli dengan tahap awal pelaksanaan di Kecamatan Tembuku Bangli yang berpusat di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Tembuku, hari Senin (19/5/2025).
Pelaksanaan launching awal program MBG ini menyasar sebanyak 1.302 anak anak sekolah mulai tingkat PAUD, TK, SD dan SMP. Kegiatan launching dihadiri oleh Ketua DPRD Bangli I Ketut Suastika, Forkompinda Bangli, OPD terkait dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangli serta undangan terkait lainnya.
Baca Juga : Ketua DPRD Bangli Dorong Eksekutif Percepat Pembahasan Perubahan APBD 2025
Ketua DPRD Bangli, I Ketut Suastika mengatakan program makanan bergizi yang merupakan program strategis Nasional telah ditunggu pelaksanaannya di Kabupaten Bangli. Dan saat ini telah dimulai dengan disambut antusias oleh para siswa. Diakui pihaknya dan Pemerintah mendukung penuh program ini bukan hanya sekarang tapi dari dulu.
Dengan bersama sama sesuai tugas dan fungsi masing masing bagaimana kita melakukan pengawasan terhadap perjalanan makanan bergizi benar benar dari hulu ke hilir sesuai rencana. “Kedepan program MBG ini tidak sekedar dilaunching saja akan tetapi tetap menjadi program berkelanjutan”, ujarnya.
Menurut Pria asal Desa Peninjoan Tembuku ini, dengan program MBG yang berkelanjutan selain berimbas pada pemenuhan gizi bagi generasi muda, program ini juga dapat berimbas pada pergerakan sektor pertanian. Konsep MBG inikan memperdayakan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) lokal dalam penyediaan pemenuhan bahan baku.
Meskipun distribusi harus tetap melalui Koperasi atau UMKM peran petani lokal sebagai penyedia bahan baku tetap dilibatkan. “Sehingga dengan melibatkan para petani lokal sebagai penyedia bahan baku diharapkan perekonomian bisa bergerak”, kata Suastika.
Pihaknya juga berharap agar pelaksanaan program MBG ini secara intens bisa bergerak keseluruh wilayah di Kabupaten Bangli. Dan mengajak seluruh pihak mampu bekerjasma sehingga untuk mewujudkan generasi generasi muda yang berkualitas tercapai sesuai harapan.
Baca Juga : Program MBG di Kabupaten Bangli Mulai Berjalan Sasar Kecamatan Tembuku
Sementara Humas Dapur Umum SPPG Penida, I Dewa Ketut Adnyana menyampaikan dengan telah mulainya program MBG di Kabupaten Bangli, pihaknya berharap dapat meningkatkan produktivitas petani dimasing masing wilayah. Dan dari hitungan kami kedepan 1 zona akan melayani kurang lebih 3. 500 siswa. Dengan jumlah tersebut sudah barang tentu kami kekurangan bahan baku untuk penyediaan menu.
Untuk pemenuhan itu megnjadi PR bagi kami, bagaimana bisa mengedukasi lingkungan dalam hal ini petani untuk melihat peluang agar bisa menjadi penyedia bahan-bahan baku menu MBG. ,”Dengan produktivitas petani bangkit kita harap perekonomian mereka juga meningkat”, pungkasnya. (IGS)






