Ketua TP PKK Badung Buka Lomba Budaya Yowana Se-Kabupaten Badung

Ny. Rasniathi Adi Arnawa, secara resmi membuka Lomba Ngelawar dan Lomba MC Berbahasa Bali (Ugrawakya) antar Sekaa Teruna se-Kabupaten Badung

 

BADUNG Persindonesia.com  – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Badung, Ny. Rasniathi Adi Arnawa, secara resmi membuka Lomba Ngelawar dan Lomba MC Berbahasa Bali (Ugrawakya) antar Sekaa Teruna se-Kabupaten Badung yang digelar di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Minggu (21/12/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program Molah Ikang Trikayoning Yowana 2025.

Pembukaan lomba tersebut turut dihadiri Ketua Yowana se-Kabupaten Badung, para pembina kepemudaan, serta ratusan peserta dari berbagai Sekaa Teruna yang menampilkan kreativitas dan kecintaan terhadap budaya Bali.

Pada kesempatan tersebut, Ny. Rasniathi Adi Arnawa juga menyerahkan bantuan dana kreativitas dari Bupati Badung sebesar Rp20 juta kepada Yowana Badung sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan potensi generasi muda di bidang seni dan budaya.

Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Badung menegaskan bahwa pelestarian bahasa dan budaya Bali harus berjalan seiring dengan pembangunan sumber daya manusia. Menurutnya, generasi muda memiliki peran strategis sebagai pewaris sekaligus penggerak keberlanjutan budaya lokal di tengah tantangan modernisasi.  “Kegiatan Molah Ikang Trikayoning Yowana menjadi ruang edukatif dan ekspresif bagi yowana untuk menumbuhkan rasa bangga terhadap identitas budaya Bali, sekaligus mengasah kreativitas dan kompetensi diri,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa Lomba Ngelawar tidak hanya bertujuan mempertahankan tradisi kuliner Bali, tetapi juga memperkenalkan nilai-nilai kearifan lokal, pemanfaatan bahan pangan lokal, serta pengetahuan gizi dan keberlanjutan. Sementara itu, Lomba MC Berbahasa Bali (Ugrawakya) diarahkan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi generasi muda dalam menggunakan bahasa Bali secara baik, benar, dan kontekstual dalam berbagai kegiatan adat maupun sosial.

Ny. Rasniathi juga mengapresiasi peran panitia, dewan juri, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjadi contoh penguatan kebijakan kebudayaan daerah yang melibatkan partisipasi aktif generasi muda.

Melalui ajang ini, Pemerintah Kabupaten Badung menegaskan komitmennya dalam mendukung ruang-ruang kreatif bagi yowana sebagai bagian penting dalam menjaga kelangsungan budaya dan jati diri Bali.  @*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *