Persindonesia.com Jembrana – Setelah ditemukannya dua jenazah tidak utuh pasca pengangkatan bangkai KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali pada Minggu (1/2), kembali ditemukan jenazah tidak utuh yang diduga merupakan korban tenggelamnya kapal tersebut. Jenazah ditemukan mengambang di antara tumpukan sampah di Pantai Penginuman, Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana.
Saat dikonfirmasi, Komandan Pos Angkatan Laut (Danposal) Gilimanuk, Lettu Laut (P) Yuli Prasetyo, membenarkan adanya penemuan tersebut. Ia menjelaskan, jenazah pertama kali ditemukan oleh warga setempat di kawasan Pantai Penginuman Gilimanuk.
Bekas Gudang Museum Gunarsa Terbakar, Pemadam Kebakaran Klungkung Kerahkan 2 Armada
“Kami sekitar pukul 08.14 Wita menerima informasi dari warga terkait adanya temuan jenazah di pantai,” ujarnya, Rabu (4/2)
Yuli mengatakan, pihaknya bersama Bhabinkamtibmas Polsek Gilimanuk langsung melakukan evakuasi jenazah dengan cara ditandu menyusuri garis pantai. Proses evakuasi dilakukan sejauh kurang lebih tiga kilometer menuju kawasan Sumur Kembar.
“Evakuasi dilakukan dengan cara ditandu menyisir pantai sejauh sekitar tiga kilometer. Kondisi jenazah, seperti temuan sebelumnya, sudah tidak utuh,” jelasnya.
Setelah berhasil dievakuasi, jenazah tersebut langsung dibawa ke RSU Negara menggunakan ambulans Polri untuk keperluan identifikasi lebih lanjut. “Jenazah langsung dibawa ke RSU Negara untuk dilakukan proses identifikasi,” pungkasnya. Ts






