Persindonesia.Com,Klungkung – Kebakaran melanda bekas gudang Museum Gunarsa yang berlokasi di Dusun Pagutan, Desa Banjarangkan, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung. Kuatnya kobaran api yang membakar berhasil dipadamkan setelah 2 unit mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) Klungkung diterjunkan.
Kapolsek Banjarangkan, AKP I Ketut Budiarsana saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa kebakaran tersebut. Lanjut dikatakan, kebakaran bekas gudang Museum Gunarsa terjadi pada hari Senin (2/2).
Baca Juga : Diduga Api Dupa Picu Kebakaran, Rumah Bantuan di Jembrana Ludes Dilalap Si Jago Merah
Berdasarkan keterangan yang terhimpun petugas, kebakaran pertama kali diketahui oleh saksi Ngakan Putu Suardana sekitar pukul 05.00 Wita. Setelah melihat api yang cukup besar dilokasi bekas Gudang Museum Gunarsa, Ngakan Putu Suardana mencoba melakukan pengecekan.
“Karena pagar gudang dalam keadaan terkunci, kemudian saksi Ngakan Suardana mencoba menghubungi dan mencari petugas keamanan (security) gudang bernama I Wayan Mertajaya”, terang Kapolsek.
Sementara dari keterangan saksi I Wayan Mertajaya, kata AKP Budiarsana sebelumnya pada hari Minggu (1/2) sekitar pukul 11.30 Wita saksi Wayan Mertajaya bersama istrinya sempat berada di gudang melakukan rutinitas bersih-bersih.
Yang mana saat bersih-bersih saksi tidak melakukan pembakaran sampah serta adanya aliran listrik di lokasi.
“Berdasarkan keterangan saksi-saksi dan olah TKP, tidak menutup kemungkinan kebakaran dipicu oleh faktor alam atau unsur lain”, bebernya, Selasa (3/2).
Upaya pemadaman kobaran api dilakukan oleh Damkar Klungkung dengan mengerahkan 2 unit armada yang tiba di lokasi pukul 06.25 Wita. Dengan dibantu petugas kepolisian dan warga kemudian pukul 07.00 Wita api sepenuhnya berhasil dipadamkan petugas Damkar Klungkung.
Baca Juga : Pelaku Pencurian Rumah Kosong di Sengkiding Banjarangkan Berhasil Diringkus Polisi
Adanya material mudah terbakar berupa gelondongan kayu nangka yang tersimpan lama di dalam gudang, diduga dapat mempercepat penyebaran api
“Tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian materiil dalam kejadian tersebut mengingat yang terbakar merupakan kayu tidak terpakai”, jelas AKP Budiarsana.(*)






