Persindonesia.Com,Klungkung- Bupati Klungkung, I Made Satria melantik serta mengambil sumpah dan janji tiga Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klungkung, bertempat di Ruang Rapat Praja Mandala, Kantor Bupati Klungkung, Jumat (6/2/2026).
Adapun pejabat yang dilantik yakni I Nyoman Susanta, ST, MT yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bagian Administrasi Pembangunan, Perekonomian dan Sumber Daya Alam pada Sekretariat Daerah Kabupaten Klungkung, kini dilantik sebagai Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (Kaban BPKPD) Kabupaten Klungkung.
Baca Juga : Rancangan Awal RKPD Tahun 2027 Klungkung Tekankan Infrastruktur di Nusa Penida
Selanjutnya, Dewa Komang Aswin, AP, MM yang sebelumnya menjabat sebagai Camat Banjarangkan dilantik sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (Kadis LHP). Sementara itu, Ni Luh Made Ariyati, ST, M.Kes yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Klungkung, kini dipercaya mengemban amanah sebagai Kadis Ketahanan Pangan dan Perikanan.
Pelantikan tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Klungkung Nomor 800.1.3.3/64/BKPSDM/2026 tentang Pengangkatan Pejabat Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Klungkung.
Dalam arahannya, Bupati Klungkung I Made Satria menekankan agar ketiga pejabat yang dilantik dapat mengoptimalkan tugas sesuai kewenangannya. Kepada Kaban BPKPD yang baru dilantik agar mampu mengoptimalkan pengelolaan keuangan daerah secara transparan, akuntabel, dan profesional.
Peningkatan PAD harus menjadi fokus utama di samping bidang lainnya. Pemetaan potensi pajak dan retribusi daerah secara komprehensif, peningkatan digitalisasi sistem pemungutan, serta penguatan sinergi dengan seluruh perangkat daerah harus dilakukan.
“Hal tersebut penting dilakukan agar PAD Kabupaten Klungkung terus meningkat dan mampu menopang pembiayaan pembangunan daerah secara berkelanjutan”, ujar Bupati Satria.
Kepada Kadis LHP , Bupati Satria menegaskan bahwa isu lingkungan hidup, khususnya persoalan sampah, menjadi perhatian utama pemerintah dan masyarakat. Penanganan sampah harus dilakukan secara menyeluruh dari hulu hingga hilir melalui penguatan sistem pengelolaan, peningkatan partisipasi masyarakat, serta pengembangan inovasi pengolahan sampah berbasis teknologi dan kearifan lokal.
Baca Juga : Perkuat Tata Kelola Pinjaman Daerah, Wabup Tjok Surya Ikuti Rapat Asistensi
Menurutnya, teknologi pengolahan sampah akan sia-sia jika tidak dibarengi dengan perubahan perilaku dan kesadaran bersama masyarakat. “Untuk itu pentingnya kolaborasi dan koordinasi dengan Desa/Kelurahan, komunitas, serta dunia usaha, disertai peningkatan edukasi kepada masyarakat guna menumbuhkan kesadaran kolektif”, tegas Bupati Satria.
Sementara kepada Kadis Ketahanan Pangan dan Perikanan, Bupati Satria berharap agar mampu memastikan ketersediaan pangan yang cukup, aman, dan terjangkau bagi masyarakat. Ketahanan pangan merupakan fondasi utama kesejahteraan masyarakat. Lakukan penguatan program peningkatan produksi pangan lokal, pengendalian inflasi sektor pangan, serta pengembangan sektor perikanan yang berkelanjutan.
“Selain itu, inovasi dan kolaborasi dengan petani, nelayan, serta pelaku usaha perlu terus dikembangkan guna meningkatkan nilai tambah produk pertanian dan perikanan di Kabupaten Klungkung”, tandasnya. (*)






