Bangli,PersIndonesia.Com- Meskipun pembangunan Bangli Sport Center belum tuntas total, rasa penasaran masyarakat Bangli untuk mengetahui kemegahan bangunan gelanggang olahraga terbesar di Kabupaten Bangli tersebut. Akan tetapi rasa penasaran masyarakat sirna saat dipasanginya Baner berupa imbuan untuk tidak melakukan aktifitas di Bangli Sport Center. Dan hal ini memantik berbagai pertanyaan masyarakat.
Baca Juga : Sasar Delapan Desa, Ratusan Mahasiswa Poltekes Denpasar KKN di Kabupaten Bangli
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Kadis DikPora) Bangli, I Komang Pariartha menyampaikan pemasangan baner larangan masyarakat untuk beraktifitas dilakukan mengingat saat ini Gelangang Olahraga yang ada masih masa pemeliharan. Yang mana saftey (pengamanan) untuk berkunjung masyarakat belum bisa disiapkan juga pengawasan belum maksimal.
Kita khawatirkan terjadi apa-apa dengan masyarakat, semisal terjatuh, terpleset dan mengingat lokasi belum aman masih ada jurang di Timur. “Untuk itu belum bisa kita buka secara umum dan mengingat masih masa pemeliharan”, ujarnya dikonfirmasi awak media, Kamis (30/1/25).
Menurutnya, untuk masa pemeliharaan terhitung 6 Bulan dari terakhir PAO, yakni dari Bulan Desember 2024 sampai Juni 2025. Dan jika nanti sudah bisa dipergunakan kita bisa buka, mengingat saat ini belum bisa mau tidak mau kita harus lakukan pembatasan aktifitas masyarakat dilokasi.
Baca Juga : Pj. Gubernur Bali Resmikan Pembangunan Jogging Track di Kawasan MPRB
Untuk melakukan penertiban aktifitas mayarakat di GOR, kita lakukan koordinasi dengan SatPolPP Bangli. “Intinya kita tidak melarang, namun sekali lagi hal ini dilakukan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terjadi”, tegasnya.
Disingung terkait jumlah anggaran yang dihabiskan, Pariartha mengatakan untuk anggaran yang telah diserap mencapai hampir 29 Milyar lebih. Dari anggaran tersebut dipergunakan untuk pematangan tanah sebagian sama pembuatan jalur masuk dari timur.
“Dan untuk saat ini baru lintasan lari yang terselesaikan dan itupun baru pengaspalan yang masih perlu perawatan yang maksimal agar bisa dipakai sebagai gelanggang terbaik”, tandasnya. (IGS)






