Bangli,PersIndonesia.Com- Seorang warga bernama I Kadek Widiantara asal Banjar Sala, Desa Abuan, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli mengalami nasib naas. Pasalnya pria yang berusia 23 tahun itu mengalami luka bakar akibat tabung gas elpji 3 kg yang dipasang bocor.
Menurut informasi yang berhasil terhimpun menyebutkan kejadian berawal saat Ni Wayan Sukerni, 43 th (red-ibu korban) hari Senin (2/9/24) sekitar pukul 17.00 Wita sedang mengeringkan tumpeng/pangkonan dengan oven didapur timur rumah.
Pada saat itu salah satu gas 3 kg habis dan ibu korban hendak mengganti tabung gas yang habis tersebut dengan yang baru (berisi) dibantu korban.
Baca Juga : Astaga! Gegara Frustasi Ditinggal Pacar, Bule Polandia Nekat Akhiri Hidup
Dan ketika korban memasangkan regulator ke tabung gas tiba-tiba mengeluarkan kobaran api sehingga korban mengalami luka bakar hampir disekujur tubuh.
Mendengar adanya tabung gas yang terbakar spontan tetangga korban bernama I Wayan Marjana dan I Wayan Wirta membawa korban ke RSU Bangli dan membawa tabung gas yang terbakar ke luar untuk dipadamkan.
Kapolsek Susut, AKP Nengah Sarjana saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. Setelah menerima informasi kejadian saat itu juga pihaknya mendatangi TKP.
Selanjutnya anggota Polsek Susut yang dipimpin Kanit Reskrim Ipda Wiranata melakukan olah TKP, meminta keterangan saksi-saksi, berkoordinasi dengan Tim Identifikasi Sat Reskrim dan Tim Medis RSU Bangli serta pihak keluarga korban.
“Kebakaran terjadi diduga akibat tabung gas elpiji 3 Kg yang akan dipasang mengalami kebocoran”, terangnya, Selasa (3/9/24).
Baca Juga : Alamak! Akibat Terobos Lampu Merah, 2 Mobil Adu Jangkrik di Perempatan Banjarangkan
Sementara, lanjut Kapolsek dari hasil pemeriksaan Dokter RSUD Bangli dinyatakan korban mengalami luka bakar pada badan, tangan kanan dan kiri, kaki kanan dan kiri serta wajah korban.
Atas kejadian ini pihak keluarga korban menerima kejadian tersebut sebagai sebuah musibah dan tidak menuntut secara hukum.
“Hingga saat ini korban masih mendapat perawatan yang intensif dari pihak medis RSUD Bangli”, pungkasnya. (IGS)






