Mr X di Pantai Air Kuning Teridentifikasi, Teman Kenali dari Kalung dan Pakaian

Persindonesia.com Jembrana – Jenazah pria yang ditemukan terdampar di pesisir Pantai Air Kuning, Banjar Anyar, Desa Air Kuning, Kecamatan Jembrana, pada Rabu (2/9/2026) sekitar pukul 16.50 Wita, akhirnya teridentifikasi. Jenazah tersebut diketahui merupakan warga negara asing (WNA) asal Polandia yang tinggal di Inggris bernama Marcin Dawid (44).

Marcin diduga merupakan korban yang tenggelam setelah terseret arus di Pantai Tembles, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, pada Minggu (30/8/2026) sekitar pukul 18.00 Wita.

Identitas korban dikenali oleh teman korban saat datang ke Kamar Jenazah RSU Negara. Teman korban, Nagano Takayuki (38), warga negara Jepang, mengenali jenazah tersebut sebagai temannya yang sebelumnya dilaporkan hilang di Pantai Tembles.

Kunker Komisi II DPR RI di Bali, Koster Ungkap Optimalisasi Lahan Nusa Dua

Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Gede Alit Darmana saat dikonfirmasi mengatakan, selain mengenali kondisi fisik korban, saksi juga mengenali sejumlah ciri lain yang melekat pada korban, seperti kalung dan pakaian yang dikenakan.

“Dari fisik dan ciri kalung yang digunakan, saksi atau teman korban meyakini bahwa jenazah tersebut adalah temannya,” ujarnya, Kamis (3/9).

Alit mengaku, petugas identifikasi mengalami kendala dalam memastikan identitas korban melalui pemeriksaan sidik jari. “Kondisi tangan korban yang sudah mengalami pengelupasan membuat proses pemeriksaan sidik jari tidak dapat dilakukan secara optimal,” jelasnya.

Data Perlinsos di Jehem Dipertanyakan, Warga Punya Rumah Non Permanen Masuk Desil 7

Selain itu, karena korban merupakan WNA, proses pencocokan data sidik jari juga memerlukan koordinasi dengan pihak berwenang di negara asal korban.

Untuk memastikan identitas korban secara lebih lanjut, pihaknya masih menunggu kepastian dari pihak keluarga. “Kami juga meminta bantuan teman korban untuk menghubungi keluarga Marcin Dawid di negara asalnya,” ucapnya.

Sementara itu, jenazah korban hingga kini masih dititipkan di Kamar Jenazah RSU Negara sambil menunggu proses identifikasi dan kepastian dari pihak keluarga. TS