Gianyar,PersIndonesia.Com- Polres Gianyar menggelar kegiatan Jumat Curhat atau Orti Krama di Mapolsek Tampaksiring, Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar dipimpin oleh Kapolres Gianyar AKBP Umar dan dihadir Danramil 1616-03/Tampaksiring Kapten Cba I Wayan Wiranata, Wakapolres Gianyar Kompol Yusak Agustinus Sooai, Ketua Bhayangkari Cabang Gianyar Ny. Elisa Umar, jajaran PJU Polres Gianyar.
Selain itu kegiatan yang berlangsung pada hari Jumat, (28/2/25) turut dihadiri oleh Kepala Dinas (Kadis) Pertanian Kabupaten Gianyar Anak Agung Putri Ari, Kadis Ketahanan Pangan, I Gusti Ayu Dewi Hariani, serta Camat Tampaksiring yang diwakili Kasi Trantib I Nyoman Rai Suparta. Selain itu juga dihadiri oleh 15 orang warga masyarakat.
Baca Juga : Wakapolres Gianyar Pimpin Apel JamPim Tekankan Disiplin, Profesionalisme dan Pentingnya PH Pagi
Kapolres Gianyar AKBP Umar menyampaikan pentingnya sinergi antarinstansi dalam menyukseskan program ketahanan pangan. Dan program ini merupakan bagian dari kebijakan 100 hari Presiden RI yang bertujuan untuk memastikan ketersediaan pangan yang cukup, sehat, dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Oleh karena itu, program ini menjadi langkah strategis yang harus kita sukseskan bersama. Keberhasilannya sangat bergantung pada sinergi antara Polri, Bhayangkari, pemerintah daerah, serta masyarakat. “Kita semua tahu bahwa dalam beberapa tahun terakhir kita menghadapi berbagai tantangan dalam ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat”, terang AKBP Umar.
Kapolres juga mengajak seluruh pihak untuk berpartisipasi aktif dalam mendukung program ini. Untuk sebab itu mari kita jadikan ketahanan pangan sebagai gerakan berkelanjutan yang memberi manfaat jangka panjang bagi generasi mendatang. “Kami juga membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan pertanyaan, tidak hanya terkait ketahanan pangan, tetapi juga isu lain yang mereka hadapi,” ucapnya.
Dalam sesi tanya jawab, Kadis Ketahanan Pangan Gianyar, I Gusti Ayu Dewi Hariani, menyampaikan informasi terkait lomba Puspa Aman, yaitu program ketahanan pangan antardesa yang pernah dilaksanakan sejak 2018. Namun, akibat pandemi COVID-19, kegiatan tersebut terhenti dan rencananya akan kembali diadakan pada 2025.
Dan kegiatan ini sejalan dengan program ketahanan pangan yang sedang dilaksanakan Polri. “Kami mengundang Polres Gianyar untuk bekerja sama dalam menyukseskan program ini,” ucapnya.
Sementara itu, seorang petani bernama I Nyoman Jiwa mengungkapkan rasa kekhawatiran terhadap semakin berkurangnya lahan pertanian akibat alih fungsi lahan yang masif. Selain itu diharapkan agar distribusi pupuk bersubsidi diawasi dengan ketat. “Sehingga distribusi pupuk tepat sasaran”, ungkapnya.
Baca Juga : Kapolda Bali Dorong Terwujudnya “Super Police” Peningkatan Kinerja Bhabinkamtibmas
Menanggapi hal tersebut, Kapolres Gianyar menyambut baik ajakan kerja sama tersebut. Pihaknya sangat mendukung program Puspa Aman yang telah dicanangkan Pemda Gianyar. Dan pihaknya akan selalu bersinergi dengan instansi terkait agar kegiatan ketahanan pangan berjalan optimal.
Sedangkan terkait pengawasan distribusi pupuk subsidi, diakuinya merupakan salah satu prioritas Kepolisian dalam mendukung program ketahanan pangan. Dalam Beyond Trust Presisi (BTP) Triwulan I 2025, kami diwajibkan mengawasi proses distribusi pupuk dari pusat hingga ke tingkat Desa melalui BUMDes. “Semua kegiatan ini akan kami input ke dalam sistem BTP yang langsung terhubung ke Mabes Polri”, tandasnya. (DG).






