PKP Bangli Lakukan Vaksinasi Susulan Pasca Anjing Gigit Belasan Warga Sulahan Positif Rabies

Persindonesia.com, Bangli – Pasca hasil pemeriksaan terhadap sampel otak anjing yang mengigit 13 warga Desa Sulahan dinyatakan positif rabies oleh Balai Besar Veteriner (BBVet), Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Bangli bergerak cepat melakukan vaksinasi susulan di Desa Sulahan, Kecamatan Susut, Bangli, Rabu (17/12).

Selain itu, petugas juga melaksanakan vaksinasi selektif, khususnya pada anjing yang sempat kontak dengan anjing pengigit warga yang dinyatakan positif rabies.

Baca Juga : Perkuat Pengelolaan Pasar Rakyat, Pemkab Bangli Gandeng PT. BMB

Kepala Dinas PKP Bangli I Wayan Sarma mengatakan pihaknya telah sempat menggelar vaksinasi di Desa Sulahan pada September lalu. Namun karena ditemukan ada anjing dinyatakan positif rabies dan melukai belasan warga, maka pihaknya kembali menggelar vaksinasi rabies di lokasi.

“Terkait penanganan rabies kami telah melaksanakan sesuai SOP”, ujarnya kepada awak media disela-sela kegiatan vaksinasi.

Kata Sarma, pihaknya mengucakan terima kasih pada masyarakat, khususnya Perbekel Sulahan dan Kadus Sulahan yang telah bergerak cepat dalam menangani anjing positif rabies ini. Yang mana, warga telah mengamankan anjing penggigit untuk kemudian petugas ambil sampel otaknya untuk diuji di Lab dan hasilnya positif rabies.

Sementara korban gigitan juga telah mendapatkan penanganan sesuai dengan cara penanganan kesehatan.

“Kita ucapkan terimakasih atas kesiagapan aparat di desa, sehingga kegiatan vaksinasi hari ini bisa berjalan lancar dengan dukungan penuh masyarakat di Banjar Sulahan,” kata Kadis asal Tembuku ini.

Sesuai SOP, lanjut Sarma, selain melakukan vaksinasi pihaknya juga melaksanakan eliminasi selektif dan tertarget. Selain itu, pihaknya dengan intansi terkait juga memantau perkembangan korban gigitan.

“Hari ini kita melibatkan tiga tim. Selain itu kita juga mendapatkan dukungan masyarakat khsusnya untuk penguburan anjing yang tereliminasi”, ungkapnya.

Baca Juga : Hasil Pemeriksaan Nyatakan Anjing Liar Yang Gigit Belasan Warga Sulahan Positf Rabies

Sejatinya pihaknya telah masif melakukan vaksinasi anjing di Kabupaten Bangli. Yang mana, tahun ini pihaknya menargetkan vaksinasi anjing mencapai 80 persen, sementara capaiannya telah mencapai 87 persen.

“Kami tidak memungkiri memang ada anjing liar yang tidak terkaver. Ini memang kendala yang kita hadapi selama ini,” imbuh Sarma.

Kadus Sulahan, I Nengah Sueka Putra menyampaikan pasca gigitan anjing positif rabies semua anjing di wilayahnya divaksinasi dan petugas juga melakukan eliminasi selektif. Dimana dalam pelaksanaannya, pihaknya melibatkan petugas Pecalang dan Hansip.

“Kita juga tadi lakukan penyisiran anjing yang kontak langsung dengan anjing positif rabies tersebut,” tandasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *